Pembunuhan di Prabumulih
Lakukan Visum, Petugas Medis: Kepala Jailani Remuk Diduga Dipukul Benda Tumpul, Tempurung Pecah
Luka di kepala ada tiga titik diduga dipukul benda tumpul yang menyebabkan tempurung kepala korban pecah.
Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Petugas Medis Kamar Mayat rumah sakit umum daerah (RSUD) Prabumulih, Burhan mengungkapkan korban Jailani yang tewas di dalam pondok kebun cabe mengalami sejumlah luka di bagian tubuh.
"Setelah dilakukan visum diketahui korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh, diantaranya di kepala dan di mulut," ujar Burhan ketika diwawancarai di kamar mayat RSUD Prabumulih, Senin (28/12/2020).
Burhan menuturkan, luka di kepala ada tiga titik diduga dipukul benda tumpul yang menyebabkan tempurung kepala korban pecah. "Tempurung di kening pecah, ini lihat saja lembut sekali dan di mulut robek," tambahnya seraya mengatakan jika dilihat bekas luka diduga bekas kekerasan.
Untuk diketahui, warga kota Prabumulih kembali gempar. Pasalnya, sesosok mayat pria kembali ditemukan terbujur kaku di atas kasur pondok kebun cabe tempatnya bekerja, Senin (28/12/2020).
Mayat yakni Jailani (40) warga Jalan Pelangi RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.
Saat ditemukan jenazah dalam keadaan mengalami luka remuk di bagian kening kepala sebanyak tiga bekas pukulan benda tumpul dan luka di bagian bibir.
Motor Honda Beat Hilang
Warga kota Prabumulih kembali gempar. Pasalnya, sesosok mayat pria kembali ditemukan terbujur kaku di atas kasur pondok kebun kebun cabe tempatnya bekerja, Senin (28/12/2020).
Jenazahnya tersebut diketahui Jailani (40) warga Jalan Pelangi RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.
Saat ditemukan jenazah dalam keadaan mengalami luka remuk di bagian kening kepala sebanyak tiga bekas pukulan benda tumpul dan luka di bagian bibir.
Tidak hanya luka tersebut, saat ditemukan motor Honda Beat korban hilang diduga dibawa kabur pencuri.

Jenazah pertama ditemukan Adil Humaini alias Padli (13) yang merupakan anak semata wayang korban.
Hingga berita ini diturunkan jenazah Jailani dibawa ke kamar mayat RSUD Kota Prabumulih untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, penemuan jenazah bermula ketika paman korban yakni Zulkifli (50) menelpon korban untuk mengajak meracun rumput.
Namun beberapa kali ditelpon mengangkat, untuk memastikan itu Zulkipli kemudian menemui Padli anak korban di rumah orangtua angkatnya Sudar (50) di Jalan Padat Karya Gunung Ibul.