Korban Tenggelam di Bawah Musi 6
BREAKING NEWS, Seorang Anak Tenggelam di Bawah Jembatan Musi 6, Ibu Korban Terus Menangis
Puput (33 tahun), ketua RT 11 RW 03 saat ditemui di lokasi mengatakan, pada saat kejadian belasan anak-anak sedang berenang di Sungai Musi
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Seorang anak tenggelam di bawah Jembatan Musi 6, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Senin (28/12/2020) pukul 16.00 WIB.
Kasus tenggelamnya seorang anak ini viral di media sosial.
Diketahui anak yang tenggelam itu bernama Arumi Nurhaillah (13), warga Lorong Syailendra, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Puput (33 tahun), ketua RT 11 RW 03 saat ditemui di lokasi mengatakan, pada saat kejadian belasan anak-anak sedang berenang di Sungai Musi.
Tiba-tiba Puput mendengar ada yang berteriak dan meminta tolong.
Baca juga: Terpeleset saat Main di Sungai Enim, Bocah 4 Tahun Ini Ditemukan Tewas
"Saya lihat anak-anak sudah naik untuk menyelamatkan diri, kemudian dua anak tertinggal karena tidak bisa berenang,"
"Saya selamatkan satu lantaran yang satunya sudah dibawa arus yang deras," ujarnya Senin (28/12/2020).
Ia menjelaskan tidak mengetahui anak yang selamat tersebut lantaran diduga bukan warganya.
Sementara itu anggota patroli Sat Polair Polrestabes Palembang Bripka Awaludin mengatakan, kejadian tersebut terjadi diduga korban tidak bisa berenang.
Baca juga: Kelebihan Pesawat N 219 Buatan PT Dirgantara Indonesia yang Sudah Dapat Dikomersilkan Tahun 2021
"Diduga korban tidak bisa berenang sehingga ia tenggelam. Kita akan mencoba berkordinasi dengan, untuk mencari korban dengan nelayan tradisional dan keseluruhan anggota sat polairud," tutupnya.
Sementara itu ibu korban yang berada di lokasi terus menangis dan tidak bisa dimintai keterangan.

Ibu Korban Terus Menangis
Seorang anak tenggelam di bawah Jembatan Musi 6, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Senin (28/12/2020) sore.
Ibu korban terus menangis, sambil menundukan kepalanya dengan harapan anaknya segera ditemukan.
Kemudian warga sekitar mencoba mendekatinya untuk menenangkan.