Pilkada Ogan Ilir 2020

Kemenangan Pilkada OI Jadi Kado Ulang Tahun ke 29, Panca Wijaya Jawab Soal Calon Ketua PKK 

Bagi Panca, kemenangan di Pilkada OI tahun 2020 bisa jadi kado terindah,  mengingat panca akam genap berusia 29 tahun saat 19 Desember mendatang

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Calon Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar dan Pemred Tribun Sumsel , Weny Ramdiastuti 

Target/Sasaran:
1) Membangkitkan tata kelola pemerintahan yang professional, dan pelayanan masyarakat secara inovatif, kreatif, berbudaya dan bertanggung jawab.
2) Membangkitkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata, guna mewujudkan SDM yang berprestasi dan terdepan.
3) Membangkitkan perekonomian daerah melalui kolaborasi seluruh komponen masyarakat, dan membangkitkan gairah investasi.

Tribun Sumsel berkesempatan mewawancarai calon Bupati millenial tersebut, mengingat usianya pada 19 Desember nanti genap berusia 29 tahun, atau calon Bupati termuda kedua hasil Pilkada 2020, setelah calon Bupati Samosir provinsi Sumatera Utara, Vandiko Timotius Gultom (usia 28 tahun 10 bulan) yang juga kemungkinan menang di Pilkada.

Q: Coba ceritakan, bagaimana proses kemarin (Pilkada)

A: Sejak masa tenang, aku tentunya meminta doa kepada orang tua pamit kepada ibu dan ayah termasuk doa kepada Allah karena tidak terlepas dari izin dari Allah dan kedua orang tua sangat penting agar tekabul cita- cita dan hajat saya.

Pada hari pencoblosan saya ziara ke Suka Raja (Kakek) dan Ulak Kerbau (Nenek) termasuk menuju ke rumah pak Ardani (Cawabup) selama ini penasaran di Tanjung Batu, tidak terasa jam 12 dan disuruh pulang ke posko induk karena sudah mau tutup TPS dan hitung serta relawan sudah kumpul.

Alhamdulillah sekitar pukul 7 malam sudah terkumpul 100 persen salinan C1, paslon 1 Panca- Ardanu unggul 64 persen dan 36 persen ke Ilyas- Endang.

Memang pada hari H itu seperti mimpi, saya tidak nyangka dan relawan haru dan saya rasa itu.

Apa yang kita lakukan 3 bulan nonstop bekerja alhamdulillah ada bukti nyata dan tidak sia- sia pekerjaan 3 bulan itu untuk menyakinkan masyarakat karena suara didapat diluar ekspektasi karena disurvei paling 60 persenan tapi menyentuh angka 64 persenan luar biasa, apalagi musuh kita incumbet berpengalaman, wakilnya mantan ketua DPRD OI,

alhamdulillah masyarakat percaya kepada kami, dan tentunya itu jadi beban tanggung jawab saya, karena hampir 128 ribu yang memilih paslon 01.

Jadi, mulai dari itu kita berpesan kepada tim dan relawan tidak ada 1 dan 2, meski tidak memilih kita namun itu tetap tanggung jawab saya kedepan jika memanh nanti dipercaya mengembang Bupati OI.

Q:Sudah ada ucapan selamat dari pak Ilyas atau sebaliknya Yayak yang lebih muda menyampaikannya?

A: Hingga sekarang saya masih lost kontak tidak ada penghubungnya, insya allah dalam waktu dekat mungkin, memgingat sekarang lagi sibuk juga mereka dan masih menunggu KPU dan semua pihak memiliki pandangan masing- masing, dan kami masih menunggu juga putusan dari KPU.

Kalau kami menyatakan menang tidak mungkin kami datang ke pak Ilyas, sedangkan mereka belum mengakuinya seperti itu dan masih menunggu yang resmi.

Alhmdulillah juga pilkada berjalan aman dan kondusif dan kami sudah jumpa pers untuk menyampaikan keunggulan kami di Pilkada, sementara calon 2 belum adan sehingga kita belum bisa menanggapi untuk hasil yang ada.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved