Breaking News:

Pilkada Muratara 2020

Berantas Kemiskinan di Muratara, Devi-Inayatullah Akan Benahi SDM dengan Dirikan Perguruan Tinggi

Menurut Devi, 90 persen pelajar lulusan SLTA di Kabupaten Muratara tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
Istimewa
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) nomor urut 01, Devi Suhartoni dan Inayatullah saat di acara debat Pilkada Muratara, Senin (23/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) nomor urut 01, Devi Suhartoni dan Inayatullah ditanya nyali mendirikan perguruan tinggi.

Pertanyaan itu dilontarkan Prof Drs H M Sirozi, MA PhD saat debat publik kedua Pilkada Muratara di Palembang, Senin (23/11/2020).

Prof Sirozi merupakan panelis debat yang juga pemerhati pendidikan dan keagamaan di Sumsel.

"Kepada Pak Devi dan Pak Inayatullah, kalau bapak berdua nanti terpilih menjadi pemimpin di Muratara, apakah bapak punya nyali dan komitmen atau rencana untuk mendirikan perguruan tinggi," tanya Sirozi.

Ia menjabarkan, isu cukup serius yang ia pelajari dari kondisi Kabupaten Muratara saat ini adalah tentang kemiskinan.

Selama ini kata Sirozi, ada kecenderungan kemiskinan diatasi dengan pembagian bantuan sosial untuk masyarakat atau bantuan yang bersifat instan.

Sebenarnya lanjut dia, banyak sekali penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan sangat erat kaitannya dengan pendidikan.

"Sebanyak apapun bantuan sosial diberikan ke masyarakat, kalau pendidikan tidak dibenahi, tidak mungkin kemiskinan akan teratasi," katanya.

Pendidikan yang bagaimana untuk mengatasi kemiskinan kata Sirozi, yaitu pendidikan tingkat perguruan tinggi.

Sebab lanjutnya, sumber daya manusia lulusan perguruan tinggi biasanya memiliki daya kreativitas, inovasi dn produktifitas yang bisa mengurangi kemiskinan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved