Ibu Muda Gantung Diri setelah Bunuh 2 Anak, Pesannya kepada Suami : Biar Anak-anak Ikut Bersamaku

Teka-teki soal kematian NSW dan dua anaknya pun seolah terjawab dari sepucuk surat yang ia tinggalkan.

Editor: Weni Wahyuny
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Gantung Diri 

Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru dan tim dari Polsek Tenayan Raya, mendatangi lokasi untuk dilakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, tiga jenazah itu dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk kepentingan visum serta autopsi.

Polisi dalam hal ini juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya kain panjang, kursi, susu bayi, dan handphone.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya saat dikonfirmasi, membenarkan perihal kejadian itu.

"Iya, jenazahnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau. Saat ini tim sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

FOLLOW US : 

Sepucuk Surat dari NSW

Ditemukan tewas pada Senin (16/11/2020), NSW diduga juga turut melakukan pembunuhan kepada dua anaknya.

Nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, NSW pun sempat menuliskan surat.

Pesan itu NSW tulis di sebuah kertas putih berukuran A4.

Sebelum meninggal dunia, NSW sempat menuliskan pesan singkat yang diduga ia tujukkan untuk sang suami.

Dalam surat tersebut, NSW tampak mengurai permintaan maaf.

NSW pun berujar bahwa ia ingin membawa anak-anaknya bersamanya.

"Maafkan Aku
Aku pergi
Biar anak-anak ikut bersamaku," tulis NSW dalam sepucuk surat.

tribunnews
Secarik surat yang ditinggalkan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang ditemukan tewas gantung diri di Pekanbaru, Senin (16/11/2020) di Jalan Palembang, Perumahan Mutiara Kulim, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. (Istimewa Tribun Pekanbaru)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved