Breaking News:

Masker Kain Kekinian Banyak Diminati, Mampukah Cegah Covid-19 ? Ini Penjelasan Dokter Ahli

Sehingga seiring berjalannya waktu, masyarakat utamanya kaum perempuan kini menjadikan masker sebagai item fesyen untuk mempercantik penampilan.

corona.sumselprov.go.id
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

Untuk itu Linda mengingatkan kepada masyarakat agar memperhatikan setiap detail dari masker kain kekinian yang hendak digunakan.

Jangan sampai mengabaikan adanya celah-celah akibat proses pemberian hiasan pada masker kain.

"Misalnya dijahit hanya sebatas kain lapisan luar, saya rasa itu masih aman untuk digunakan. Tapi apabila jahitannya itu membuat si jarum sampai menembus langsung pada ketiga lapis kain masker, ya tentunya ada resiko dari partikel-partikel kecil (virus) yang bisa saja menembus masker tersebut. Jadi sekali lagi, memang benar-benar harus diperhatikan detail masker yang kita gunakan," ujar dia.

Termasuk dengan scuba atau buff yang juga kerap digunakan sebagai masker.

Ia mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa kedua benda tersebut tidak efektif untuk melindungi pernapasan dari penyebaran partikel termasuk virus.

"Scuba dan buff sudah tahu kita memang banyak kekurangannya. Kenapa tidak disarankan, karena bahannya itu melar sehingga pori-porinya besar. Dan juga hanya berbahan satu lapis kain. Kita semua tahu bahwa partikel covid-19 itu sangat kecil dan pasti bisa lewat saja jika bahan maskernya seperti itu," ujarnya.

Terlepas dari jenis bahan dasarnya, penggunaan masker saat ini dinilai sudah cenderung menurun.

Menurutnya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sudah berkurang bahkan cenderung diabaikan.

"Contoh umumnya, sudah banyak yang nongkrong sambil makan-makan tanpa mematuhi protokol kesehatan. Padahal kita tidak tahu siapa penderita (covid-19) itu. Apalagi ada yang namanya OTG (orang tanpa gejala)," ujarnya.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk konsisten dalam memutus rantai penyebaran covid-19.

"Tetap pakai masker, jangan lengah karena bahaya masih mengintai kita. Terapkan selalu protokol kesehatan," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved