Breaking News:

Pilkada Ogan Ilir 2020

Salinan Surat Putusan MA Diterima di Menit-menit Akhir, KPU Ogan Ilir: Kami Baca Dulu

KPU Ogan Ilir akan mengkaji isi surat dari MA itu, sebelum menentukan langkah tindak lanjut.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Bukti tanda terima berkas salinan Surat Putusan MA yang dikirimkan melalui PT Pos. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir mengonfirmasi telah menerima salinan surat resmi pengabulan permohonan gugatan diskualifikasi paslon nomor urut 2, dari Mahkamah Agung (MA).

"Salinan sah surat dari MA sudah kami terima hari ini pukul pukul 07.45," kata Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati kepada TribunSumsel.com, Jumat (6/11/2020).

Massuryati melanjutkan, KPU Ogan Ilir akan mengkaji isi surat dari MA itu, sebelum menentukan langkah tindak lanjut.

Tindak lanjut yang dimaksud yakni menetapkan kembali paslon nomor urut 2, Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak sebagai peserta Pilkada Ogan Ilir 2020.

"Kami baca dulu, dipelajari, ditelaah. Baru setelah itu kita tentukan langkah seperti apa," kata Ketua KPU OI Massuryati.

Seperti diketahui, salinan resmi surat putusan pengabulan permohonan gugatan diskualifikasi ini sangat dinantikan sejak diumumkan melalui website MA pada 27 Oktober lalu.

Jika dalam kurun waktu surat tersebut tak juga sampai ke KPU Ogan Ilir, maka paslon 2 terancam tak dapau ikut Pilkada.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Ketua Tim Kuasa Hukum KPU Ogan Ilir, Mualimin Pardi.

"Paling lambat tanggal 6 November surat dari MA harus sampai ke KPU Ogan Olir, terhitung tujuh hari kerja sejak tanggal 27 Oktober," kata Mualimin.

Salinan surat resmi pengabulan permohonan gugatan diskualifikasi paslon nomor urut 2, dari Mahkamah Agung (MA).
Salinan surat resmi pengabulan permohonan gugatan diskualifikasi paslon nomor urut 2, dari Mahkamah Agung (MA). (TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA)

Ia melanjutkan, seandainya pada 6 November KPU Ogan Ilir belum menerima salinan surat resmi dari MA, maka penyelenggara Pemilu akan kembali kepada keputusan semula yakni rekomendasi diskualifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved