Ibu Bunuh Anak Kandung Gegara Dipergoki Sedang Berhubungan di Ladang, Kecurigaan Suami Terjawab
Tubuh anak laki-laki itu berlumuran darah, sepertinya telah ditusuk dengan sangat parah.
TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang ibu tega bunuh anak kandung setelah memergokinya berbuat tak senonoh di ladang.
Bocah 6 tahun itu dibunuh ibu kandung karena tak sengaja pergoki sang ibu bersleingkuh.
Wanita itu pun akhirnya dituntut atas pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri.
Anak malang itu diduga dibunuh oleh ibunya dan selingkuhannya setelah sang anak pergoki mereka berhubungan di sebuah ladang.
Baca juga: Resmi Berlaku setelah Diteken Jokowi, Simak Sederet Pasal UU Cipta Kerja yang Dianggap Rugikan Buruh
Baca juga: Sederet Nama Selebriti Dunia Disinggung Trump Gegara Dukung Biden, Ada Lady Gaga hingga Jon Bon Jovi
Baca juga: Serangan Brutal Teroris di Wina Austria, Ada yang Meledakkan Diri, 7 Orang Dikabarkan Tewas
Baca juga: Baru 2 Hari jadi Pengantin Baru, Suami Bunuh Diri, Gelagat Aneh Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung
Menurut polisi, insiden itu terjadi di desa Mehmdpur, di bawah pengelolaan kantor polisi Santhal,
negara bagian Gujarat, India barat.
Pada 3 Oktober, Jagdish Thakor yang berusia 6 tahun, diculik dari rumahnya, beberapa waktu kemudian,
tubuhnya ditemukan terbaring di sebuah ladang.
Baca juga: SOSOK Ashin Wirathu, Pria yang Disebut Otak Pembantaian Muslim Rohingya, Dikabarkan Menyerahkan Diri
Baca juga: Rekaman CCTV Ungkap Fakta Baru Oknum Anggota Moge Hajar Anggota TNI, Polisi Lerai Tapi Dikacangin
(Ilustrasi Tepergok berhubungan di ladang./Istimewa)
Pada 4 Oktober, Lalit Thakor, ayah dari Jagdish, mengajukan pengaduan ke kantor polisi Santhal,
menuduh istrinya, Rajul (26), memiliki hubungan ilegal dengan seorang pria bernama Sanjay Thakor.
Selain putranya Jagdish, Lalit dan Rajul memiliki seorang putri lagi bernama Anjli Thakor (3), dikutip eva.vn, Selasa (3/11/2020).
Lalit percaya bahwa istri dan Sanjay telah bersekongkol satu sama lain untuk membunuh putranya.
"Pada hari Jumat, 2 Oktober, Jagdish memberitahu saya bahwa dia menyaksikan ibunya