Banjir di Desa Ujanmas Baru Muara Enim

Terima Bantuan PTBA, Kades Ujanmas Baru: Kami Mengharapkan Bantuan Semua Pihak Terutama Sembako

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk aksi cepat tanggap PT Bukit Asam kepada lingkungan di sekitar perusahaan.

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
Tampak Tim CSR PTBA saat menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Desa Ujanmas Baru kecamatan Ujanmas Kabupaten Muara Enim, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM - PT Bukit Asam melalui CSR berikan bantuan kepada korban banjir bandang yang merendam 107 rumah di Desa Ujanmas Baru Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muaraenim.

Bantuan tersebut diserahkan oleh SM CSR,Hartono melalui Asisten Manager Specialis Pengembangan Komunitas,Hartoyo, Jumat (30/10/2020).

Dikatakan Hartoyo bahwa pihaknya turut prihatin atas peristiwa banjir yang terjadi di desa Ujanmas Baru tersebut.

"Kita mewakili pihak perusahaan turut merasakan apa yang dirasakan para korban banjir ini dimana puluhan rumah terendam, bahkan ada lima rumah yang mengalami rusak berat yang ambruk karena pondasinya tergerus banjir," katanya.

Untuk itu mereka datang dengan membawa bantuan paket sembako berupa beras, mie instan, Air Mineral dan Gula Pasir.

"Bantuan ini sudah kita serahkan langsung kepada Pak Camat dengan didampingi kepala desa dan beberapa orang perwakilan korban banjir," katanya.

Ditambahkan Manager Humas, Komunikasi dan Korporat PTBA, Iko Gusman, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk aksi cepat tanggap PT Bukit Asam kepada lingkungan di sekitar perusahaan.

"Begitu mendapatkan info adanya peristiwa tersebut, kita langsung berkoordinasi dengan CSR dan langsung turun memberikan bantuan berupa sembako untuk korban banjir,"katanya.

Ditambahkannya, mereka berharap adanya bantuan tersebut dapat sedikit membantu dan meringankan beban masyarakat yang tertimpah musibah.

Di lain pihak, Kades Ujanmas Baru,Samsir mengapresiasi adanya bantuan tersebut.

"Akibat kejadian ini sekitar 107 rumah warga kami di empat dusun terendam banjir, empat diantaranya roboh dikarenakan tanah pondasi rumah digerus air sehingga membuat rumah ambles dan roboh,"katanya.

Baca juga: Cegah Lonjakan Positif Corona Usai Cuti Bersama, IDI Minta Pemerintah Gencar Operasi Yustisi

Baca juga: Minggu Puncak Arus Balik Cuti Bersama, Sriwijaya Air Rute Palembang ke Babel Full 100 Persen

Dijelaskannya bahwa saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemda Muaraenim untuk mendirikan dapur umum.

"Dan tentu saja, kami mengharapkan bantuan semua pihak untuk warga kami ini, terutama bantuan sembako dan yang lainnya, mengingat hingga saat ini masih puluhan rumah warga kami terendam banjir yang mencapai ketinggian 1.5 meter," katanya.

Tedy (50) salah satu korban banjir juga mengaku kebingungan karena tidak memiliki tempat tinggal lagi dikarenakan rumahnya roboh karena tanahnya amblas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved