Lawan Bermain Data di Debat Pertama Pilkada Muratara, Tim Petahana Bupati Nilai Banyak Data Keliru

Ketiga paslon saling unjuk program dan visi misi, bahkan ada paslon yang banyak bermain data untuk meyakinkan publik.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Debat publik pertama antar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) di studio TVRI Sumsel di Kota Palembang, Senin (26/10/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Debat publik pertama antar pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) telah dilaksanakan, Senin (26/10/2020).

Debat antar 3 paslon yang digelar di studio TVRI Sumsel di Kota Palembang itu berlangsung sengit.

Ketiga paslon saling unjuk program dan visi misi, bahkan ada paslon yang banyak bermain data untuk meyakinkan publik.

Seperti paslon nomor urut 1 Devi Suhartoni dan Inayatullah banyak melontarkan data-data angka pada debat tersebut.

Namun tim pemenangan Syarif Hidayat dan Surian Sofyan yang merupakan paslon nomor urut 3 menilai Devi-Inayatullah banyak menyebutkan data yang keliru.

"Setelah debat usai kami cek lagi, data yang disebutkan mereka banyak yang keliru," kata Ketua Tim Pemenangan Keluarga Syarif-Surian, Afrizal, Selasa (27/10/2020).

Afrizal mencontohkan, Devi Suhartoni mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Muratara tahun 2019 sebesar 4,22 persen.

Namun, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pengangguran terbuka di Muratara sebesar 3,77 persen.

"Rilis BPS tahun 2019 angka pengangguran di Muratara itu sebesar 3,77 persen bukan 4,22 persen, mereka keliru," kata Afrizal.

Data keliru lainnya, tambah Afrizal, juga disebutkan Devi Suhartoni saat menyampaikan tingkat kemiskinan di Muratara sebesar 19,49 persen.

Padahal data dari BPS tingkat kemiskinan di Muratara sebesar 19,12 persen.

Afrizal menambahkan, paslon nomor urut 1 juga salah menyebutkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Muratara sebesar 63,25 persen.

Pasalnya rilis BPS IPM Muratara sebesar 64,32 persen, sama seperti yang disampaikan paslon nomor urut 3, Syarif Hidayat.

"Ini membuktikan bahwa Pak Syarif Hidayat jauh lebih memahami data dan informasi yang akurat," ujar Afrizal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved