Kisaran Harga Vaksin Covid-19 Sinovac Rp200 Ribu, Meningkat dari Perkiraan Semula

Harga tersebut juga masih bisa berubah sesuai dengan efisiensi seperti apa yang akan dilakukan selama masa produksi vaksin.

Editor: Weni Wahyuny
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Vaksin Corona 

"Sehingga vaksin yang digunakan tidak semata-mata kita beli, tapi dapat terjamin tingkat efektivitasnya," ujar Honesti.

Selain dengan Sinovac, kerja sama pengadaan vaksin juga dilakukan dengan sejumlah produsen vaksin dunia. Kerja sama ini seiring dengan tingginya kebutuhan terhadap vaksin corona.

Dengan asumsi satu orang dapat dua dosis, artinya Indonesia butuh 340 juta dosis vaksin. Karena itu kerja sama harus dilakukan dengan beberapa produsen vaksin.

Sebab, tidak mungkin satu produsen bisa memasok kebutuhan Indonesia yang besar.

"Karena mereka juga suplai ke negara lain yang membutuhkan," kata Honesti.

Maka, pemerintah kemudian mencari akses seluas-luasnya kepada pemasok. Selain dengan Sinovac, Indonesia juga bekerja sama dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab, G42, yang juga tengah melakukan uji klinis tahap ketiga dengan Sinopharm, China.

Indonesia dan UEA memiliki komitmen sementara pengadaan vaksin sekitar 10 juta dosis pada Desember 2020.

Ada pula kerja sama dengan CanSInoBIO, AstraZeneca dan Novavax serta lembaga internasional CEPI dan GAVI untuk produksi di dalam negeri.

Terkait kehalalan vaksin, Honesti mengaku telah melakukan audiensi dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hasilnya, ia sebut menggembirakan.

"Dari Pak Wapres arahannya cukup menggembirakan. Seandainya vaksin ini halal, bagus. Itu yang kita tunggu. Tapi, seandainya belum (halal), dalam kondisi pandemi bisa diberikan vaksinasi. Nanti, jadi bagian Komisi Fatwa untuk mendukung program vaksinasi berikutnya," ujarnya.

Sesuai arahan Wapres, kata Honesti, nantinya akan dibentuk tim bersama yang terdiri dari Bio Farma, Kementerian BUMN, BPOM, Komisi Fatwa MUI, LLPOM, MUI, BPJPH, serta Sucofindo dan Surveyor Indonesia.

Tim bersama akan memproses sertifikasi halal.

"Nanti juga akan ada audit BPOM ke Beijing untuk melihat proses produksi apakah memenuhi kaidah standar produksi vaksin," jelasnya.(tribun network/mam/dod)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Vaksin Covid-19 Hasil Kerja Sama dengan Sinovac Biotech China akan Dijual Rp 200 Ribu Per Dosis

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved