Jangan Anggap Pemerintah Mencla-mencle, Presiden Jokowi : Tidak Perlu Sok-sokan Lockdown Wilayah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai upaya lockdown yang dilakukan di tingkat kota, kabupaten, dan provinsi, bukan solusi tepat untuk menekan angk

Editor: Moch Krisna
Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengingatkan peran PBB saat ini. Pidato tersebut disampaikan secara virtual seperti disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 23 September 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai upaya lockdown yang dilakukan di tingkat kota, kabupaten, dan provinsi, bukan solusi tepat untuk menekan angka penyebaran viris corona atau Covid-19.

Pasalnya, menurut Jokowilockdown yang dilakukan di tingkat kota, kabupaten, dan provinsi dapat mengorbankan kehidupan masyarakat.

"Tidak perlu sok-sokan akan me-lockdown provinsi, me-lockdown kota, atau me-lockdown kabupaten, karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat," kata Jokowi dalam video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/10/2020).

Jokowi menuturkan, pemerintah mempunyai strategi dalam menangani pandemi Covid-19.

Yakni dengan mencari titik keseimbangan antara kepentingan kesehatan masyarakat dan kepentingan ekonomi.

Untuk itu, sebagai gantinya dari lockdown provinsi, kota dan kabupaten, Jokowi lebih menekankan penerapan pembatasan sosial berskala mikro atau micro-lockdown.

"Kita buat lebih terarah, spesifik, fokus, tajam untuk mengatasi masalah Covid," kata Jokowi.

"Tapi tidak membunuh ekonomi dan kehidupan masyarakat, ini yang harus kita lakukan."

Jokowi juga meminta publik untuk tidak menganggap Pemerintah bersikap mencla-mencle terkait penyesuaian kebijakan di tengah pandemi Covid-19.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan, pandemi Covid-19 merupakan masalah baru yang terjadi di seluruh negara.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada negara yang dapat mengklaim telah memiliki solusi terbaik dalam mengatasi Covid-19.

"Tiap negara juga berbeda-beda masalahnya, berbeda cara dalam menanganinya," ujar Jokowi.

"Jadi, kita pun harus terus menyesuaikan diri mencari cara terbaik yang paling cocok dengan situasi kita."

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved