Breaking News:

Corona di Lahat

UPDATE Corona di Lahat : 12 Orang Meninggal, Ada Keluarga Menolak Swab

Ada satu anggota keluarga yang terkonfirmasi positif, namun pihak keluarga lainnya menolak untuk swab.

Sripo/ Ehdi Amin
Bupati Lahat, Cik Ujang, SH saat memberikan masker kepada warga dan memberikan imbaun agar menerapkan Prokes. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat terus berupaya menekan penyebaran Virus Corona.

Update 1 Oktober 2020, ada 12 warga Lahat meninggal akibat virus mematikan ini.

Warga Lahat kini terus diimbau agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Tak hanya itu, razia protokol kesehatan terus gencar dilakukan disertai sanksi bagi pelanggar.

Tak hanya itu, pelarangan acara keramaian seperti hajatan kini diberlakukan.

Agar kampanye lawan covid 19 berjalan dengan baik, Bupati Lahat Cik Ujang melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat Januarsyah Hambali kembali menggelar rapat koordinasi dengan para Kepala OPD, camat dan satuan tugas penanganan Covid 19, di Oprooms Pemkab Lahat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Ponco Wibowo mengatakan, saat ini sudah mencapai angka 116 orang yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab dari BBLK Palembang.

"12 orang sudah meninggal dunia," ungkapnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat Ali Afandi menyampaikan, masalah yang terjadi di lapangan, seperti ada satu anggota keluarga yang terkonfirmasi positif, namun pihak keluarga lainnya menolak untuk swab.

"Ini merupakan problem dilapangan, maka Dinkes diperintahkan oleh ketua gugus tugas untuk mencari solusi problem ini," terangnya, Jumat (2/10).

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved