Breaking News:

Pemutihan Denda dan Pokok Pajak Kendaraan di Sumsel Diperpanjang Hingga 31 Oktober

Program pemutihan pajak untuk kendaraan roda dua dan roda empat di Sumatera Selatan diperpanjang hingga 31 Oktober 2020

Editor: Wawan Perdana
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau secara langsung aktifitas di Kantor Samsat Palembang I. Program pemutihan pajak untuk kendaraan roda dua dan roda empat di Sumatera Selatan diperpanjang hingga 31 Oktober 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Program pemutihan pajak untuk kendaraan roda dua dan roda empat di Sumatera Selatan diperpanjang hingga 31 Oktober 2020.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan, program pemutihan ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat meski saat ini kondisi pandemi masih terjadi.

"Mulai 1 Oktober ini sampai 31 Oktober, pemutihan bukan hanya denda tapi juga termasuk pokoknya. Jadi pokok yang lebih dari setahun itu cukup bayar satu tahun saja," jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Perpanjangan program ini dimaksudkan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sumatera Selatan.

"Terpenting adalah program ini untuk mengedukasi masyarakat dan menghilangkan tunggakan. Saya harap kalau denda dan pokoknya saja sudah kita hapuskan setelahnya tolong masyarakat bayarlah pajak dengan benar," katanya.

Satu Masalah Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia, Belum Temukan Starting XI Terbaik

Diakui Deru, tingginya animo masyarakat yang ikut program keringanan dan pemutihan berdampak pada pemasukan Kas Daerah yang hampir penghujung tahun ini sudah melebihi target.

"Jadi pelayanan yang dilakukan ini adalah bentuk kita jemput bola bukan hanya menunggu. Saya terima kasih sekali atas kesadaran masyarakat yang taat untuk membayar pajak," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penetapan Pembukuan dan Pelaporan Samsat Palembang 1 Ardianza mengatakan, program tersebut sesuai dengan keputusan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel.

Yaitu tentang perpanjangan masa penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor, serta pembebasan bea balik kendaraan nama roda dua dan roda empat.

Papua Nihil Kasus Baru Covid-19, Sumsel Masih Bertambah, Sebaran Corona di Indonesia 29 September

Sampai saat ini, jumlah pengguna kendaraan yang membayar pajak dari bulan Agustus 2020 hingga September 2020 lalu.

“Pajak yang dibayar mencapai 13.000 unit kendaraan. Kami berharap di bulan Oktober 2020 mendatang, angkanya bisa meningkat menjadi 18.000 unit kendaraan,”tutupnya. (SP/ Rahmaliyah)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved