Breaking News:

Gubernur Sumsel Cek Kemandirian Perusahaan, Lihat Pengangkutan Batubara Jalur Kereta Api dan Sungai

Kunjungan dilakukan mulai dari Stasiun Simpang, Pelabuhan Keramasan, Kantor RMK hingga PT MAS dan PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS)

Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Direktur Prasarana Dirjen Perhubungan Darat RI M Rizal Wasal meninjau aktifitas pengakutan batu bara yang menggunakan jalur khusus moda kereta api dan moda yang memanfaatkan jalur sungai, Sabtu (19/9/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Direktur Prasarana Dirjen Perhubungan Darat RI M Rizal Wasal meninjau aktifitas pengakutan batu bara yang menggunakan jalur khusus moda kereta api dan moda yang memanfaatkan jalur sungai, Sabtu (19/9/2020).

Kunjungan dilakukan mulai dari Stasiun Simpang, Pelabuhan Keramasan, Kantor RMK hingga PT MAS dan PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah BUMD) Pemerintah Provinsi Sumsel.

Bahkan di tempat ini Gubernur dan rombongan melihat aktifitas angkutan batubara via tayangan video oleh pihak PT RMK yakni angkutan batubara menggunakan jalur kereta api.

Di lokasi ini Gubernur Herman Deru memastikan berapa ton perhari batubara yang diangkut menggunakan kereta api termasuk apa saja yang telah diupayakan pihak PT RMK dalam memudahkan mobilitas angkutan batubara pasca dilarangnya melintas di jalan umum.

Kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru yang mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 Tahun 2042 Tentang Tata cara Pengangkutan Batubara di Jalan Umum, otomatis batubara dilarang melintas di jalan umum.

Larangan itu telah diberlakukan sejak 8 November 2018.

Angkutan Batubara dialihkan menggunakan jalan khusus sesuai dengan Pergub Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 Tentang Pencabutan Pergub yang terkait sebelumnya.

Imbas dari pemberlakuan Pergub Nomor 74 Tahun 2018 ini jugalah ternyata membuat pihak perusahaan angkutan batu bara di Sumsel berupaya membuat jalan transportasi sendiri yakni melalui jalur darat menggunakan kereta api dan jalur air menggunakan tongkang dan sejenisnya.

Setelah dari PT RMK, Gubernur Herman Deru bersama rombongan melanjutkan meninjau aktifitas batubara di dermaga kelurahan keramasan Kecamatan Kertapati dibawah pengelolaan PT MAS yang juga beraktifitas dibidang usah bongkar muat batubatara.

Dalam tinjauannya ini Gubernur Herman Deru dihadapaan Kepala Divisi Regional III Palembang PT KAI, Tamsil Nurhamedi dan Direktur Lalu Lintas Angkutan Kereta Api, Danto untuk dapat mengintegrasikan angkutan batubara dari pelabuhan dan stasiun ke terminal kendaraan Karya Jaya yang nantinya akan disulap menjadi kawasan multimoda.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved