Breaking News:

Pilkada Serentak di Sumsel 2020

Aturan APK dan Batas Maksimal Massa pada Pilkada di OKU Timur, Sesuai PKPU No 10 Tahun 2020

Selain itu, diatur pula Alat Peraga Kampanye (APK) yang akan digunakan oleh para Pasangan Calon saat masa kampanye nanti.

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Pemilu Serentak 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi, benar-benar harus mempedomani Protokoler Kesehatan.

Termasuk saat masa kampanye.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU Timur Herman Jaya melalui Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM Yuliansyah mengatakan bahwa sesuai PKPU Nomor 10 tahun 2020, jumlah massa yang boleh dikumpulkan ada batas maksimal.

Jika untuk rapat terbatas maksimal 50 orang dan untuk rapat umum maksimal 100 orang.

"Jumlah itu sesuai dengan PKPU Nomor 10 tahun 2020, tentang perubahan atas PKPU Nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non-alam Covid-19," ujarnya saat diwawancarai, Kamis (17/9/2020).

Mertua Menangis Arifin Tewas di Jembatan Musi IV, Tinggalkan 3 Anak : Dia Menantu yang Baik

Selain itu, diatur pula Alat Peraga Kampanye (APK) yang akan digunakan oleh para Pasangan Calon saat masa kampanye nanti.

Jika selama ini KPU yang mencetak APK, kali ini pasangan calon boleh mencetak APK sendiri berupa alat pelindung diri (APD).

"Seperti masker, sarung tangan, cairan antiseptik dan lain-lain," tambahnya.

Ia menambahkan, bahan kampanye itu sudah harus didistribusikan di minggu kedua bulan November 2020.

Pihaknya berharap agar APK berupa APD tadi, dapat turut membantu memutus mata rantai pencegahan Covid-19 di Bumi Sebiduk Sehaluan.

BREAKING NEWS : Kecelakaan Maut di Jembatan Musi IV Palembang, Arifin Warga Plaju Tewas

Seorang Ayah di Palembang Menangis Kehilangan Anak Gadisnya, Terakhir Dijemput OTD Naik Mobil

"Kita berharap agar Pilkada 2020 di OKU Timur nanti tidak terjadi hal yang tak diinginkan, dan APK tadi dapat turut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Bawaslu OKU Timur melalui Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Benny Tenagus mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal tahapan Pilkada 2020 yang tersisa.

Tidak hanya tahapan secara teknis, tapi juga Protokoler Kesehatan.

"Kami menekankan kepada jajaran kami yang ada di kecamatan dan desa, dalam melaksanakan tugas pengawasan di setiap tahapan untuk tetap memperhatikan protokoler kesehatan," jelasnya. (mg5/sp)

Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved