Breaking News:

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Relaksasi Terkait Pembayaran Iuran Karena Virus Corona

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Relaksasi Terkait Pembayaran Iuran Karena Virus Corona

Dokumen
BPJS Ketenagakerjaan berikan relaksasi akibat virus corona 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK akan memberikan relaksasi, kepada perusahaan yang terdaftar sebagai perserta, terkait pembayaraan iuran akibat dampak pandemi corona.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Krisna Syarif, mengatakan sejak masa pandemi corona banyak perusahan yang merupakan peserta mempertanyakan kebijakan terkait pembayaran iuran.

"Nah, saat ini kan sudah ada dasar hukum yang bau, PP No 94 perihal relaksasi iuran bagi perusahaan terdampak pandemi corona," katanya di Palembang, Rabu (16/9).

Kebijakan relaksasi itu, kata Krisna, mengingat banyaknya operasional perusahaan yang turut mengalami penurunan akibat pandemi corona ini. Oleh karena itu perusahaan nantinya dapat berkomunkasi langsung dengan BPJAMSOSTEK di wilayah masing-masing.

"Silakan berkomunikasi dengan wilayah atau cabang setempat prihal relaksasi iuran ini," terangnya.

Pada kesempatan itu, Krisna juga memberikan 1.271 paket sembako kepada pekerja PT Interbis Sejahtera di Palembang. Hal ini dilakukan mengingat sebagai peserta perusahaan yang bersangkutan dianggap tertib administrasi dalam 4 program di BPJAMSOSTEK.

"Sembako pangan bergizi ini meruapakan bentuk apresiasi kami kepada peserta yang tertib administrasi sekaligus program kita dalam membantu pekerja akibat dampak pandemi corona," bebernya.

Kepala BPJAMSOSTEK cabang Palembang, Zain Setyadi, mengatakan PT Interbis Sejahtera sudah terdaftar sebagai peserta sejak tahun 1993. Dimana hingga saat ini terdapat 1.271 pekerja yang didaftarkan dalam 4 program jaminan.

"Ini merupakan program promotif preventif dari kita sebagai bentuk apresiasi khususnya kepada manajemen yang tertib administrasi," capnya.

Selain itu, kata Zain, bantuan sembaako pangan bergizi ini juga guna membantu meringankan beban bagi peserta, akibat dampak pandemi corona ini keuangannya menjadi terganggu.

Sementara itu, Kepala Personalia PT Interbis Sejahtera, Sahumi, mengatakan penting bagi pekerja dapat terlindungi dengan jaminan sosial khususnya saat dalam menjalani pekerjaannya.

"Hal itu pula yang mendasari perusahaan mendaftarkan pekerja ke BPJAMSOSTEK," tuturnya.

Sahumi bilang, pihaknya juga merasa lega karena BPJAMSOSTEK akan memberikan relaksasi iuran, mengingat pandemi corona ini cukup berdampak pada operasional perusahaan.

"Selama pandemi ini setidaknya 256 pekerja kita yang dirumahkan. Tapi dalam artian kerja bergilir dalam tempo tertentu," pungkasnya.

Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved