Breaking News:

Pembacokan di Masjid Tajung Rancing

Pelaku Asah Parang Sebelum Membacok, Keluarga Minta Pembunuh Imam Masjid di OKI Dihukum Seumur Hidup

Disampaikannya, sebelum pelaku melakukan pembacokan, sempat terlihat oleh warga sedang mengasah parang yang ternyata akan digunakan untuk membacok kor

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Rumah M Arif di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,  Winando Davinchi

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- M Arif meninggal dunia akibat luka bacok yang dialaminya saat sedang salat, Jumat (11/9/2020).

Peristiwa pembacokan ketika sedang melakukan ibadah salat Magrib.

Kala itu Arif bertindak sebagai imam di Masjid Nurul Iman, Tanjung Rancing, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Atas meninggalnya korban, pihak keluarga menuntut pelaku agar dijatuhkan hukuman yang setimpal.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ahmad Kurni, adik dari korban ketika diwawancarai wartawan Tribunsumsel.com, Selasa (14/9/2020).

"Kami selaku keluarga korban memohon kepada pihak yang berwajib agar pelaku dapat dihukum seberat-beratnya, bila perlu seumur hidup," ungkapnya menginginkan pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

Disampaikannya, sebelum pelaku melakukan pembacokan, sempat terlihat oleh warga sedang mengasah parang yang ternyata akan digunakan untuk membacok korban.

"Menurut saya pembunuhan itu sudah direncanakan sebelumnya, buktinya saja siang hari sebelum kejadian ada warga melihat pelaku di depan rumahnya sedang menggosok parang panjang miliknya,"

"Apalagi pelaku waktu berangkat ke masjid membawa serta parang tersebut, dan diletakkan di depan masjid. Ketika melihat keadaan, barulah melancarkan aksi kejinya," tegas Ahmad.

Halaman
1234
Penulis: Winando Davinchi
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved