Pembacokan di Masjid Tajung Rancing

Pelaku Asah Parang Sebelum Membacok, Keluarga Minta Pembunuh Imam Masjid di OKI Dihukum Seumur Hidup

Disampaikannya, sebelum pelaku melakukan pembacokan, sempat terlihat oleh warga sedang mengasah parang yang ternyata akan digunakan untuk membacok kor

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Rumah M Arif di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020). 

"Sebenarnya mereka berdua sangat akrab bisa dikatakan sudah semakan seminum, di mana pelaku juga selama 4 tahun belakangan menjadi sopir pribadi korban,"

"Bahkan setelah korban terpilih menjadi ketua masjid, pelaku juga diajak untuk bekerja sebagai marbot, sebagai pengurus kotak amal masjid," jelasnya selain itu rumah keduanya juga hanya berjarak sekitar 50 meter..

 BREAKING NEWS: Ketua Imam Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing OKI Meninggal, Dibacok saat Salat Magrib

Ahmad Kurni adik ipar dari korban pembacokan M. Arif ketika ditemui dirumah duka, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020).
Ahmad Kurni adik ipar dari korban pembacokan M. Arif ketika ditemui dirumah duka, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020). (TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI)

Selama ini tidak terdengar perselisihan antara kedua.

Namun yang menjadi masalah hanya persoalan jumlah isi kotak amal yang sering berkurang.

"Setahu saya ada beberapa pengurus masjid lainnya, menjelaskan bahwa pendapatan kotak amal masjid selalu berkurang,"

"Setelah itu korban menyampaikan keluhan itu dan mengambil kesimpulan untuk menyerahkan kunci kotak amal ke bendahara. Namun kemungkinan korban tersinggung atas hal tersebut," ungkapnya.

 Sudah Lama Intai Syekh Ali Jaber, AA Pelaku Penusukan Akui Sering Terbayang-bayang dengan Ceramahnya

Rumah M Arif di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020).
Rumah M Arif di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Senin (14/9/2020). (TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI)

Dikatakan lebih lanjut, ketika akan berlangsung salat magrib, gerak - gerik pelaku sudah dicurigai jemaah lain dengan selalu mondar-mandir masuk masjid.

"Iya sebelum salat magrib, pelaku sudah duluan datang ke masjid, akan tetapi ketika korban masuk masjid dan bertindak sebagai imam. Pelaku justru keluar dari masjid mengambil parang yang telah disiapkan diluar masjid,"

"Pas rakaat pertama, pelaku langsung melayangkan parang sebanyak 4 kali hingga melukai bagian telinga sebelah kanan, dan di paha sebelah kanan, dengan begitu korban tersungkur dipenuhi darah," katanya.

Melihat keadaan yang demikian, pelaku langsung pergi meninggalkan masjid dan tidak berselang lama kepolisian berhasil mengamankannya.

"Melihat Korban sudah bersimbah darah pelaku langsung sembunyi di rumahnya, setelah petugas datang pelaku langsung diamankan," terangnya, polisi segera menggiring pelaku agar tidak terjadi amuk massa.

Meninggal di Rumah Sakit

 Setelah menjalani perawatan beberapa hari di Rumah Sakit Muhammad Husein kota Palembang, M Arif meninggal dunia.

M Arif merupakan ketua imam Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, yang menjadi korban pembacokan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved