Berita Palembang

Lagi, Pengendara Jatuh saat Lintasi Polisi Tidur di Jalan Ki Rangga Wirasantika, Padahal Baru Dicat

Febri yang tinggal di Tangga Buntung, mengaku setiap hari lewat Jalan Ki Rangga Wirasantika karena ia memiliki usaha kedai kopi di Jalan Kapten A Riva

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Weni Wahyuny
instagram @febriansyahputra24
seorang pengguna akun medsos membagikan video pengendara motor wanita mengalami kecelakaan tunggal saat melewati gundukan jalan yang dicat warna putih tersebut. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Keluhan warganet terhadap banyaknya jumlah alat pembatas kecepatan atau kerap disebut polisi tidur di Jalan Ki Rangga Wirasantika, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II yanng viral di media sosial direspon oleh Pemerintah Kota Palembang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan pihaknya bersama Dinas PUPR Kota Palembang telah melakukan perbaikan dan pengecatan untuk pemberian marka agar pengendara bisa lebih waspada dan mengurangi laju kendaraan mereka.

"Ya semalam sudah diperbaiki dan diberi cat," ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/8/2020).

Agus menyebutkan, alat pembatas kecepatan atau sering disebut polisi tidur diatur dalam Keputusan Menhub Nomor 3 Tahun 1994 tentang Alat pengendali dan pengaman pemakai jalan.

Alat pembatas kecepatan adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi ranmor mengurangi kecepatan kendaraannya.

Alat pembatas kecepatan ditempatkan pada jalan di lingkungan pemukiman, jalan lokal yang mempunyai kelas jalan III, pada jalan-jalan yang sedang dilakukan konstruksi.

Bentuknya melintang menyerupai trapesium dan bagian yang menonjol di atas badan jalan maksimal 12 cm, dengan sisi kemiringan maksimal 15 persen, lebar min 15 cm.

"Ketentuan disesuaikan dengan aspek keselamatan lalin, kalau seandainya dipasang dua tapi harus dilengkapi dengan kelengkapan lainnya seperti rambu, warning light sehingga masyarakat mengerti agar mengurangi kecepatan," tegasnya.

Namun setelah dicat, polisi tidur di Jalan Ki Rangga Wirasantika belum mampu mencegah kecelakaan.

Hari ini, seorang pengguna akun medsos Instagram febriansyahputra24 membagikan video pengendara motor wanita mengalami kecelakaan tunggal saat melewati gundukan jalan yang dicat warna putih tersebut.

Beruntung pengendara tersebut tak mengalami luka, namun kendaraan motor matic miliknya tampak terbalik di atas polisi tidur tersebut.

"Pengendara motor itu ngerem karena ada polisi tidur. Terus dia ditabrak mobil di belakangnya yang ngerem mendadak. Tapi beruntung yang bawa motor tidak apa-apa karena mobil yang nabrak lajunya pelan," kata Febri saat dihubungi via telepon, Sabtu (22/8/2020).

Menurut Febri, peristiwa tersebut terjadi hari ini pukul 12.30.

Febri yang tinggal di Tangga Buntung, mengaku setiap hari lewat Jalan Ki Rangga Wirasantika karena ia memiliki usaha kedai kopi di Jalan Kapten A Rivai.

Sejak ada polisi tidur di jalan yang biasa dilaluinya setiap hari, Febri mengaku perjalanannya tak nyaman.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved