Breaking News:

Wisata dan Kuliner

Ternyata di Lembak Muara Enim Ada Danau Cantik Shuji, Bekas Markas Tentara Jepang

Mungkin belum banyak yang tahu di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ternyata memiliki danau yang cantik

Penulis: Edison | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Edison
Danau yang merupakan peninggalan penjajahan Jepang tersebut bernama Danau Shuji. Danau alami nan indah itu berada di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatra Selatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LEMBAK-Mungkin belum banyak yang tahu di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ternyata memiliki danau yang cantik.

Awalnya danau alami yang dipenuhi pepohonan ini menjadi tempat memancing.

Setelah mendapat beberapa sentuhan, danau ini tampil menjadi destinasi wisata yang memiliki daya tarik.

Danau yang merupakan peninggalan penjajahan Jepang tersebut bernama Danau Shuji.

Konon katanya menurut cerita warga Lembak, danau dinamai Shuji lantaran jenderal ternama negara Sakura bernama Shuji pernah tinggal menetap di tempat tersebut.

Lalu, ditangan sekelompok pemuda desa Lembak yang dimotori oleh Bob Permana, lokasi yang menjadi pusat memasak tentara jepang itu diubah menjadi destinasi wisata yang memukau.

Untuk menuju danau tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari Kota Muaraenim, sekitar 20 menit dari kota Prabumulih dan 1,5 jam dari Kota Palembang.

Meski tergolong baru, namun berbagai fasilitas disediakan di danau yang menyerap lebih dari 60 orang pemuda desa tersebut sudah lengkap.

Seperti halaman parkir yang sangat luas, perahu tradisional dan perahu bebek untuk berkeliling danau, rompi pelampung, saung atau gazebo, mushola, toilet serta fasilitas lainnya.

Danau yang merupakan peninggalan penjajahan Jepang tersebut bernama Danau Shuji. Danau alami nan indah itu berada di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatra Selatan.
Danau yang merupakan peninggalan penjajahan Jepang tersebut bernama Danau Shuji. Danau alami nan indah itu berada di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatra Selatan. (Tribun Sumsel/ Edison)

Adapun tiket masuk gratis, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir saja dimana pengendara motor dikenai tarif Rp 3000 dan pengendara mobil Rp 5000.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved