Berita Travel
Mengenal 'Mengantar Petulung' Budaya OKU Selatan yang Kini Banyak Dimodifikasi , Tergerus Zaman
Budaya 'Mengantar Petulung' yang sudah ada sejak zaman dahulu hingga kini masih di budayakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Sriwijaya Post Alan Nopriansyah
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Budaya 'Mengantar Petulung' yang sudah ada sejak zaman dahulu hingga kini masih di budayakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.
Budaya ini sendiri merupakan wujud kekompakan pemberian bantuan terhadap orang yang sedang hajatan atau terkena musibah (wafat) di dalam satu kampung atau maupun Kampung tetangga sebelah.
Hanya saja, budaya ini kini sudah di modifikasi seiring dengan perkembangan zaman.
Dahulunya budaya mengantar petulung biasanya berupa beras, kelapa, gula atau ayam.
Baca juga: Kelompok Barongsai Liong Hok Say Palembang, Aktif Lestarikan Budaya Sembari Dapatkan Penghasilan
Baca juga: Acara Malam Tahun Baru 2025 di BKB Palembang, ada Konser Musik, Seni Budaya Serta Atraksi Drone Show
Petulung atau bantuan barang tersebut yang dimasukan ke dalam baskom ukuran mini serta ditutup dan diikat dengan kain taplak meja bertujuan agar tidak diketahui satu sama lain untuk menghindari kesenjangan sosial.
"Tapi sekarang sudah banyak yang diganti, sudah jarang sekali ditemui ada kelapa dan beras, wadahnya pun yang kini banyak sudah di modifikasi dengan tas," ujar Budi pemerhati Budaya di OKU Selatan.
Budi mengungkapkan dalam petulung ini biasanya semakin dekat pemilik hajatan resepsi pernikahan atau yang terkena musibah nilai Petulung yang diberikan semakin besar pula nilai yang dibantukan, kini berganti dengan uang berupa amplop berisikan hewan ayam untuk disembelih.
"Biasanya, semakin dekat dengan keluarga yang akan melaksanakan resepsi, maka biasanya semakin besar pula petulung yang diberikan,"katanya.
Warga yang mengantar petulung ini juga kerap di bawa oleh ibu-ibu yang datang a berbarengan untuk diberikan dengan tuan rumah minimal 3 hari sebelum hari H.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Bendung Perjaya OKU Timur Jadi Tumpuan Pedagang Ikan Hasil Tangkapan dari Sungai Komering |
![]() |
---|
Kafe Apung Kopi AD, Sensasi Ngopi Sambil Menikmati Jembatan Ampera di Sungai Musi Palembang |
![]() |
---|
Green Paradise Pagar Alam Jadi Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Dempo, Top 10 Tempat Wisata Sumsel |
![]() |
---|
Nikmati Madu Trigona Langsung Dari Sarang, LBC Bee Breending Center Musi Rawas Jadi Wisata Edukasi |
![]() |
---|
Wisata Petik Melon Premium di Musi Rawas, Pengunjung Bebas Pilih Hingga Petik Sendiri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.