Breaking News:

Berita Palembang

2 Tahun LRT Sumsel, 4,3 Juta Orang Sudah Diangkut, Jumlah Penumpang Menurun saat Pandemi

Kemudian, melakukan penyemprotan disinfektan di stasiun dan LRT, pemeriksaan suhu tubuh bagi calon penumpang, penggunaan masker dan pakaian berlengan

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
2 tahun LRT Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- PT KAI (Persero) sebagai operator LRT Sumsel telah melayani masyarakat Sumsel selama 2 tahun.

Sejak 23 Juli 2018, LRT Sumsel mulai digunakan sebagai sarana transportasi bagi masyarakat di Sumatera Selatan dan ikut mendukung transportasi atlet pada perhelatan Asian Games ke 18 tahun 2018 lalu.

Seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi, LRT Sumsel tumbuh sebagai budaya baru bertransportasi, yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan dengan 13 stasiun, yang siap melayani naik turun penumpang dan harga tiket yang terjangkau 5 ribu untuk antar stasiun dan 10 ribu untuk dari dan menuju stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan 2 tahun operasional LRT Sumsel, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktifitas keseharian masyarakat sebagai alternatif moda transportasi.

UPDATE Kasus Pembunuhan Rio Pambudi Warga Macan Lindungan, Hari Ini Orang Tua Tersangka Dipulangkan

Bersama Balai Pengelelola Kereta Api Ringan Sumsel, PT KAI selaku operator terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa LRT, diantaranya mempercepat jarak tempuh, waktu tunggu antar stasiun (headway), integrasi dengan Trans Musi dan Damri.

"Selain itu, ada penambahan jumlah perjananan perhari, kemudahan memilih alat pembayaran untuk pembelian tiket hingga perbaikan sistem jalur dan persinyalan," katanya, Kamis (23/7/2020).

Aida menjelaskan, naiknya jumlah penumpang LRT dari tahun 2018 sampai Triwulan I tahun 2020 mengiringi perjalanan operasional LRT Sumsel, dari awal rata-rata perhari 3 ribu penumpang, meningkat menjadi rata-rata 7 ribu penumpang perhari dan mencapai 10 -12 ribu penumpang di waktu weekend dengan total 927.432 penumpang ditahun 2018 naik menjadi 2.619.159 penumpang di tahun 2019.

"Selama dua tahun beroperasional, LRT Sumsel sudah mengangkut penumpang sebanyak 4,3 juta (4.332.449) penumpang. Hal ini menunjukan LRT Sumsel menjadi pilihan bertransportasi masyarakat, dengan harga tiket yang terjangkau dan kualitas pelayanan yang baik," ucapnya.

Pembunuh Rio Terancam Pasal Berlapis, Pra Rekonstruksi Pembunuhan Calon Pengantin Segera Digelar

Namun saat pandemi covid-19 mewabah di Indonesia, termasuk Sumsel, LRT Sumsel diterangkan Aida mengikuti arahan pemerintah mendukung memutus penyebaran covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya social dan physical distancing, penyediaan handsanitazer di stasiun dan di LRT.

Kemudian, melakukan penyemprotan disinfektan di stasiun dan LRT, pemeriksaan suhu tubuh bagi calon penumpang, penggunaan masker dan pakaian berlengan panjang, serta larangan berbicara di dalam LRT bagi penumpang, untuk menghindari sentuhan langsung dengan penumpang dan menghindari droplet.

"Termasuk juga melakukan pengurangan jumlah perjalanan menjadi 22 perjalanan per hari mulai pukul 8. 04 – 15.41 wib dari awal sebelum pandemi sebanyak 74 perjalanan. Pandemi ini membuat jumlah pengguna LRT menurun menjadi rata-rata 400 penumpang per hari di awal-awal pandemi dan saat ini berkisar rata-rata 700 penumpang per hari sehingga untuk semester pertama 2020 LRT Sumsel mengangkut 785.858 penumpang," ungkap Aida.

Memperingati 2 tahun operasional, LRT Sumsel, pihaknya mengisi kegiatan sosial secara sederhana sebagai bentuk kepedulian dengan Pekan LRT Sumsel Peduli, memberikan santunan kepada Panti Asuhan, melaksanakan donor darah dan kebersihan lingkungan stasiun tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu 2 tahun operasional, LRT Sumsel memberikan kemudahan bagi penumpang untuk pembayaran tiket, dengan menggandeng aplikasi LinkAja, sehingga selain tiket manual QR code, kartu uang elektronik dan ditambah LinkAja di 13 stasiun.

"Kita semua berharap pandemi covid 19 ini cepat berlalu, tetap ikuti protokol kesehatan dalam beraktivitas, LRT Sumsel selalu hadir menjadi bagian transportasi publik yang aman, nyaman dan modern, " tutup Aida.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved