Breaking News:

Polda Sumsel Koordinasi dengan KPK Pengambilalihan Kasus Johan Anuar, Bagaimana Pencalonannya?

Johan Anuar sempat ditahan Polda Sumsel, pda 14 Januari 2020 lalu, setelah dua kali ditetapkan sebagai tersangka dugaan markup dana kuburan

Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri dan Ketua DPD Golkar Sumsel Dodi Reza Alex, Kamis (16/7/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pencalonan wakil Bupati sekaligus ketua DPD Golkar OKU Johan Anuar untuk kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) OKU 2020, masih menjadi teka- teki.

Johan Anuar saat ini masih berstatus tersangka dari Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri mengatakan, kasus pidana yang menjerat Johan Anuar saat ini telah dikoordinasikan dengan penegak hukum lainnya, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Itu (Wabup OKU Johan Anuar) dalam proses, akan lihat berkasnya, dan sedang proses, serta komunikasi dengan penegak hukum lainnya. Sehingga nanti progresnya diambil alih penegak hukum lainnya KPK," kata Eko disela- sela silahturahmi dengan pengurus DPD Golkar Sumsel, Kamis (16/7/2020).

Menurut Jenderal polisi bintang dua ini, kasus yang menjerat Johan Anuar yang sudah cukup lama tersebut, bukan lagi kewenangan Polda Sumsel, ia masih menunggu tindaklanjut dari KPK.

"Sudah kita kirimkan ke KPK dan hasil rapat di KPK," jelasnya yang pada kesempatan itu didampingi sejumlah Pejabat Utama (PjU) Polda Sumsel ini.

Sementara terkait kegiatan safari politiknya ke partai politik yang ada, termasuk partai Golkar Sumsel, jenderal kelahiran Palembang ini, ingin mengajak semua partai yang ada untuk sama- sama menjaga kondusifitas wilayah Sumsel, terlebih pada akhir tahun 2020 akan digelar 7 Pilkada Kabupaten.

"Selama ini polri dan parpol sudah terjalan hubungan yang baik khususnya dengan anggota saya. Apalagi saya menjabat Kapolda Sumsel, hubungan ini bisa ditingkatkan, saya juga menyampaikan program- program saya dan saya tentunya meminta bantuan dari teman- teman Golkar untuk menjaga Sumsel. Apalagi nanti kita dibulan Desember akan ada Kabupaten yang melaksanakan pilkada, sehingga kunjungan parpol ini dalam rangka menyamakan persepsi dan mengambil langkah yang sama untuk menjaga Sumsel," harapnya.

Ditempat yang sama ketua DPD Golkar Sumsel Dr Dodi Reza Alex menyatakan, akan menyerahkan proses hukum kader Golkar di OKU tersebut kepada penegak hukum, sehingga ada kejelasan kedepannya.

"Kita tunggu proseslah (kasus Johan), itu sudah dilimpahkan, maksudnya menjadi koordinasi supervisi dan kita menunggu proses. Memang (kita butuh garansi) makanya kita tunggu proses dan belum bisa ngomong sekarang," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved