Berita Lubuklinggau
Jamaah Salat Idul Adha di Masjid Agung As-salam Lubuklinggau Dibatasi 1.500, Pintu Masuk Sesuai Usia
Selanjutnya, mengenai petugas parkir kedepan akan ditambah personil namun melihat situasi, dari segi protokol kesehatan juga sudah disiapkan semua. Di
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Pengurus Masjid Agung As-salam Kota Lubuklinggau memastikan akan menggelar pelaksanaan salat Hari Raya Idul Adha Tahun 1441 H di masjid setempat.
Ketua 1 Pengurus Masjid Agung As-Salam Kota Lubuklinggau, Lutfi Ishak mengatakan untuk persiapan Masjid Agung As-Salam sudah menyiapkan empat pintu masuk dengan dilengkapi bilik disinfektan.
"Nanti ada 12 orang petugas dengan dilengkapi thermogun. Masing-masing gerbang ada empat petugas yang akan melakukan pemeriksaan kepada jamaah," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Rabu (15/7).
Selanjutnya, mengenai petugas parkir kedepan akan ditambah personil namun melihat situasi, dari segi protokol kesehatan juga sudah disiapkan semua. Di pintu masuk langsung ada petugas Pol PP dan petugas kesehatan.
• Seorang Istri di Palembang Dikeroyok Suami dan Istri Siri, Dicekik hingga Dipukul Pakai Centong Besi
"Untuk masalah usia nanti akan langsung ditanya ketika pengunjung hendak masuk masjid dan langsung diarahkan sesuai kriteria tersendiri, apalagi bagi orang yang beresiko tinggi terkena Covid-19," ujarnya.
Kemudian, untuk kapasitas masjid juga akan dibatasi. Jika waktu normal di dalam Masjid Agung As-Salam mampu menampung 4.000-5.000 jamaah. Namun untuk situasi Covid ini dibatasi hanya 1.500 jamaah.
"Termasuk untuk diluar juga diterapkan hal yang sama kita batasi sampai 10 ribu jamaah. Tapi fleksibel tergantung jumlah jamaah yang datang. Namun berdasarkan pengalaman Idul Adha ini tidak terlalu ramai dibanding Idul Fitri," terangnya.
• Sumsel Sudah Masuk Musim Kemarau tapi Hujan Masih Turun, Ini Penjelasan BMKG
Ia juga menyampaikan, syarat wajib yang harus dipatuhi jamaah saat hendak datang ke masjid, wajib menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri.
Bahkan diimbau bagi yang merasa sakit tidak perlu datang ke masjid.
"Nanti kita juga akan meminta bantuan 12 Polwan Polres dan Polki serta Pol PP untuk mengatur langsung jamaah perempuan, supaya tidak terjadi kerumunan saat berlangsungnya shalat," terangnya.
Termasuk, untuk materi khutbah juga dibatasi padat singkat dengan durasi maksimal 15 menit dan untuk ayat yang dibaca waktu shalat diupayakan tidak panjang-panjang seperti dalam keadaan normal.
• Hajatan hingga Resepsi Pernikahan di Lubuklinggau Direncanakan Sudah Boleh Digelar Mulai Pekan Depan
Selain itu, tahun ini Masjid Agung As-Salam telah menerima lima sapi kurban. Ke depan sistem pembagiannya menggunakan dua cara pertama antar langsung dan kupon warna yang didalamnya sudah ada jadwal pengambilan.
"Termasuk untuk pemotongannya selama ini kita ada panitia khusus. Tapi untuk tahun ini karena Covid-19 kita menyewa tiga tukang jagal. Nanti mereka sekaligus yang memberbersihkannya," ujarnya. (Joy)