Berita Lubuklinggau

Progres Pembangunan Tol Lubuklinggau-Bengkulu, Target Konstruksi Pertengahan 2021

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau, M Asril Asri mengatakan, jika semua pembangunannya dilakukan oleh pemerintah

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews/
ILUSTRASI TOL (foto tak ada hubungannya dengan berita) - Penampakan Jalan Tol Pertama di Kalimantan yang Dibangun Pemerintahan Jokowi, Indah Berkelok 

Laporan wartawan Tribunsumsel. Com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Saat ini pembangunan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Kota Lubuklinggau sudah mulai dikerjakan dengan melakukan proses pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau, M Asril Asri mengatakan, jika semua pembangunannya dilakukan oleh pemerintah pusat.

"2020 ini dalam proses pembebasan lahan diharapkan tahun 2021 mendatang sudah selesai. Kemudian pertengahannya konstruksi sudah jalan," kata Asril pada Tribunsumsel.com, Kamis (9/7).

Ia mengungkapkan, meski untuk wilayah Kota Lubuklinggau masih dalam tahap pembebasan lahan, namun untuk wilayah provinsi Bengkulu progresnya sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.

"Untuk anggaran semuanya pemerintah pusat, mulai dari konsultan dan kontrak karyanya. Pemkot hanya menyiapkan lahan, anggaran pembebasannya pun juga menggunakan anggaran dari pemerintah pusat," ungkapnya.

Ia menyebutkan, untuk wilayah Kota Lubuklinggau yang masuk dalam pembangunan tol tersebut mulai dari daerah Niling, Jukung, Air Kati hingga sampai perbatasan dengan provinsi Bengkulu.

"Untuk exit tol-nya diwilayah Lingkar Selatan. Jalannya sudah kita cor sekaligus jalan menuju kawasan industri kita, itu yang kita siapkan. Untuk exit tol ini bahkan tempat lain belum ada yang menyiapkan sementara kita sudah," ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk tahun ini Pemkot Lubuklinggau mendapat Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp 65 Miliar.

Dari jumlah itu Rp 15 Miliarnya untuk pembangunan kawasan wisata terpadu.

"Sedangkan Rp 50 Miliar-nya untuk pembangunan lainnya dan mengakomodir pokok pikiran dari pihak provinsi. Mulai membangun jalan, jembatan serta bangunan lainnya," katanya. (Joy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved