Najwa Shihab Berikan Pesan Ini Saat Terawan Kembali Tak Mau Hadir ke Mata Najwa, 'Halo Pak Terawan'
"Pak Terawan berkali-kali sudah diundang ke Mata Najwa, halo Pak Terawan," ujar Najwa Shihab.
TRIBUNSUMSEL.COM -Menjadi sosok yang paling disorot terkait kemungkinan terkena reshuffle atau perombakan kabinet, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.
Hal itu menyusul sikap marah yang ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran merasa kecewa dengan kinerja para menterinya pada beberapa waktu lalu.
Mengaku sudah menghubungi dan mengundang Terawan Agus untuk bisa menyempatkan waktunya untuk datang ke acara diskusi Mata Najwa, presenter Mata Najwa

Namun dikatakan Najwa Shihab, bahwa Terawan Agus kembali menolak dan tidak mau menyanggupi undangan tersebut.
Najwa Shihab menduga bahwa Terawan Agus juga kembali menyaksikan acara Mata Najwa yang mengambil tema 'Di Balik Jengkelnya Jokowi'.
"Pak Terawan berkali-kali sudah diundang ke Mata Najwa, halo Pak Terawan," ujar Najwa Shihab.
"Mungkin malam ini juga nonton lagi, tidak bosan-bosannya saya mengundang bapak untuk hadir ke Mata Najwa surat undangan kami sudah kirimkan berkali-kali," jelasnya.
Selain itu, Najwa Shihab mengatakan akan kembali mengundang mantan Dokter Militer tersebut pada kesempatan selanjutnya.
Ia hanya berpesan bahwa undangannya untuk minggu depan bisa diterima dan mau berdiskusi di meja Mata Najwa.
"Mungkin minggu depan ya pak, saya akan kirimkan undangannya lagi, selamat malam Pak Terawan," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Qodari juga sudah menyinggung dan meminta Najwa Shihab menghadirkan narasumber Terawan agar dapat memberikan keterangan langsungnya.
Ia kemudian menyinggung Najwa Shihab yang justru mengundang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB), Tjahjo Kumolo dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar.
Menurutnya, yang tepat berada di situ adalah Terawan Agus, bukan Tjahjo Kumolo dan Abdul Halim.
Qodari lantas mengatakan dan menyakini bahwa keduanya masih aman untuk bisa tetap duduk di kursi kabinet.
"Sebetulnya paling bagus acara ini kalau bisa menghadirkan Pak Terawan. Jangan Pak Abdul Halim dan Pak Tjahjo Kumolo, itu dua menteri extraordinary, enggak akan diganti," ucap Qodari.
"Yang satu kakaknya Ketua Umum PKB, yang satu mantan sekjennya Bu Mega. Tidak akan diganti itu," jelasnya.