Berita Palembang

Sudah Dibuatkan Mi karena Mengaku Lapar, Teman Tetangga malah Curi HP Seorang Warga di Kalidoni

Korban kehilangan satu unit handphone merek Vivo v15 warna biru dengan total kerugian sekitar Rp2 juta.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Zulkipli bersama kakak perempuanya mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Zulkipli (33), seorang pedagang kehilangan handphone miliknya.

Hanphone-nya hilang diduga dicuri oleh oteman tetangganya.

Korban kehilangan satu unit handphone merek Vivo v15 warna biru dengan total kerugian sekitar Rp2 juta.

Kejadian berawal saat pelaku, Idnal mendatangi rumah korban di Jalan Prajurit Nazarrudin Lr. Al-Hidayah Kecamatan Kalidoni, Minggu (28/6/2020) pukul 07.00 WIB.

"Saya beru kenal dengan pelaku karena pelaku ini merupakan temannya tetangga saya, pada saat kejadian pelaku datang ke rumah saya dan mengaku lapar. Karena saya kasihan, saya pergi ke dapur untuk membuatkannya mie," ujarnya Selasa (30/6/2020).

Jumlah Pasien Sembuh dari Corona di Palembang Bertambah 65, 717 Orang Masih Dirawat

Lanjut Zulkipli, kemudian pelaku meminjam handphone dengan alasan ingin mendengarkan musik.

"Setelah saya selesai masak mie, terlihat pelaku sudah tidak ada lagi di rumah saya. Pada saat itu saya bertanya kepada temannya pelaku yang merupakan tetangga saya namun dia mengatakan tidak tahu," katanya.

Korban sudah berkali-kali mencoba menghubungi nomor telponnya namun sudah tidak aktif lagi.

Karena pelaku tidak kunjung mengembalikan handphone-nya, Zulkipli bersama tetangganya mendatangi rumah pelaku.

"Setibanya kami di rumah pelaku dan bertanya kepada keluarganya mereka mengatakan tidak tahu," bebernya.

Karena tidak ada kepastian kapan pelaku akan mengembalikan handphone korban lantas korban memutuskan untuk melaporkan pelaku ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi.

"Saya menunggu pelaku dan berharap handphone saya dikembalikan, namun karena sampai hari ini tidak ada kepastian saya memutuskan membuat laporan polisi, dan berharap pelaku bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnnya," tutupnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan penggelapan satu unit handphone yang dialami korban.

"Laporan korban sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved