Corona di Palembang

Satu Jenazah Bayi yang Dimakamkan Hari Ini, Total Jenazah Dimakamkan di TPU Gandus Hill Tembus 200

TPU khusus Covid-19 ini pertama kali menerima jenazah pasien Corona pada 16 April lalu.

Tribunsumsel.com
Ilustrasi Penguburan jenazah di TPU Gandus Hills Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemakaman khusus Covid-19 yang berada di komplek Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gandus Hill setiap hari terus menerima jenazah terindikasi Covid- 19.

TPU yang berada di Jalan Sungai Lacak, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang ini setiap hari memakamkan beberapa jenazah yang datang dari beberapa rumah sakit di Palembang.

"Hingga hari ini ada 205 jenazah (terindikasi Covid-19) yang dimakamkan di TPU khusus Covid-19 di Gandus Hill," ungkap petugas TPU Gandus Hill, Herman, kepada Tribunsumsel.com, Selasa (30/6/2020).

Saya Bingung Mau Ajak Ibu Tinggal di Mana, Curhat Pilu Korban Kebakaran di Rumah Susun 26 Ilir

TPU khusus Covid-19 ini pertama kali menerima jenazah pasien Corona pada 16 April lalu.

Selama dua bulan lebih diperuntukkan untuk jenazah terindikasi Covid-19, dengan jumlah makam saat ini, Gandus Hill menerima rata-rata 100 jenazah perbulan.

Atau jika lebih dirinci, rata-rata tiga jenazah perhari.

Warga di Desa Sungai Jernih Dapat BLT Dana Desa hanya Rp280 Ribu Per KK, Padahal Harusnya Rp600 Ribu

Saat ini, lanjut Herman, tak setiap hari Gandus Hill menerima jenazah Covid-19.

"Kalau sekarang ini, terutama seminggu terakhir, kadang ada kadang tidak (jenazah terindikasi Covid-19 yang dimakamkan)," ujar Herman.

"Hari ini pun baru satu jenazah bayi yang dimakamkan," ujarnya lagi.

Dengan jumlah jenazah yang terus bertambah dimakamkan di TPU khusus Covid-19, Herman mengaku siap karena pekerjaan menggali makam, menurutnya adalah amanah.

Palembang Kembali ke Zona Merah Penularan Covid-19, Ini Rincian Zona Kabupaten/Kota di Sumsel

Jumlah Pasien Sembuh dari Corona di Palembang Bertambah 65, 717 Orang Masih Dirawat

Meski pekerjaan ini merupakan mata pencahariannya, Herman mengaku setiap hari berdoa agar Covid-19 segera lenyap agar tak ada lagi korban jiwa.

"Namanya kerja gali makam ini kan amanah. Orang nyuruh kita, ya dikerjakan. Saya hanya berharap semoga Corona ini segera hilang dan situasi kembali seperti semula," kata pria 52 tahun ini.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved