Kebakaran di Rusun

'Saya Bingung Mau Ajak Ibu Tinggal di Mana', Curhat Pilu Korban Kebakaran di Rumah Susun 26 Ilir

Kebakaran tersebut menyebabkan rumahnya hangus terbakar sehingga tidak ada satupun barang yang bisa ia selamatkan.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Kebakaran di rusun blok 46 Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kesedihan jelas terlihat di wajah Suhardi (45), korban kebakaran di rumah susun (rusun) 26 Ilir Palembang.

Kebakaran tersebut menyebabkan rumahnya hangus terbakar sehingga tidak ada satupun barang yang bisa ia selamatkan.

"Pada saat kejadian saya sedang tidur di depan televisi dan ibu saya sedang berada di luar rumah untuk berjemur. Tiba-tiba pintu saya diterjang tetangga saya sambil mengatakan kalau rumah saya mengeluarkan asap yang begitu banyak," katanya, Selasa (30/6/2020).

Korban mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

Warga di Desa Sungai Jernih Dapat BLT Dana Desa hanya Rp280 Ribu Per KK, Padahal Harusnya Rp600 Ribu

Suhardi korban kebakaran
Suhardi korban kebakaran (TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN)

"Saya tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barang di rumah kami, pada saat saya terbangun, saya melihat asap dan api keluar dari kamar rumah saya, sehingga saya langsung ditarik tetangga saya keluar rumah untuk menyelamatkan diri," bebernya.

Korban kini bingung melihat rumahnya terbakar.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tegaskan Tak Ada Dosen di UIN Raden Fatah Palembang Terpapar Corona

"Saya hanya tinggal berdua bersama ibu saya yang saat ini berusia 75 tahun, dan saya bingung mau mengajak ibu saya tinggal di mana. Saya berharap adanya bantuan pemerintah kepada kami untuk sedikit memberikan bantuan agar dapat meringankan beban kami," tutupnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Iptu Ginting mengatakan, api diduga berasal dari korsleting listrik dari rumah korban sekira pukul 09.00 WIB.

"Setelah anggota kita melakukan olah TKP ditemukan banyak kabel-kabel yang terbakar, jadi untuk saat ini dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik, namun kita tidak berhenti disini saja akan terus melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait kebaran tersebut," tutupnya.

Kronologi

Halaman
12
Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved