Berita Viral

Dianggap 'Dibisnisi' Berdalih Rapid Test, Warga Melawan Tenaga Kesehatan dan Portal Jalan

Warga dari 3 kecamatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, getol menolak rapid test Corona dari tim Gugus Tugas Covid-19

TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Ilustrasi (foto tidak ada kaitan dengan isi berita) 

"Saya sudah mengimbau, kita santai saja, rileks saja, karena kita pada zona hijau, aman dan terkendali di sini," imbuh Rafiuddin.

Namun, Rafiuddin tetap mengajak warganya untuk mengenakan masker saat beraktivitas.

Pernyataan Warga

Dikutip dari TribunTimur.com, Sabtu (6/6/2020), warga tak percaya dengan alat rapid test Corona.

"Iya tadi warga sini menolak rapid test dengan alasan kita tidak percaya terhadap alat tersebut dan virus Corona," ujar warga yang tak mau disebutkan namanya itu.

Warga lainnya, Lungga menyebut, warga menolak karena kurangnya informasi dan sosialisasi dari pemerintah.

"Sebelumnya memang sudah ada info dari mulut ke mulut katanya mau ada rapid test."

"Tapi kabarnya mendadak jadi warga juga kaget dan menolak," ungkap dia.

Dirinya mengaku sudah pernah menerima sosialisasi terkait pandemi virus corona, namun masih kurang.

"Saya berharap agar pemerintah, baik itu dari kecamatan hingga RT, bisa memberikan atau mensosialisasikan."

"Serta memberikan pemahaman terus terkait virus Corona, maupun kegunaan rapid test dan swab," jelas dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Warga Tolak Rapid Test Corona, Tutup Jalan dan Buat Spanduk, Ketua RW: Selama Ini Aman.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved