PSBB di Palembang

PSBB Palembang Tahap Awal Berakhir 2 Juni, Ada 10.853 Pelanggar, 530 Terjaring Tak Pakai Masker

Ia menuturkan, pada hari pertama pelaksanaan PSBB di Palembang, ada 300 pelanggar masker yang terjaring razia.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Weni Wahyuny
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Pelanggar razia masker yang terjaring razia oleh Satpol PP Palembang, Selasa (26/5/2020). Pelanggar disanksi menyapu taman kambang iwak. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Palembang tahap awal telah berakhir 2 Juni lalu.

Seperti diketahui PSBB Palembang berlaku sejak 20 Mei sampai 2 Juni 2020.

Selama 14 hari itu, Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat ada 10.853 pelanggar yang terjaring razia.

Kepala Dishub Palembang, Agus Rizal mengatakan, pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua tidak satu domisili dan pengendara roda empat yang konfigurasi tempat duduknya tidak sesuai dengan peraturan selama PSBB.

"Mereka rata-rata dikenakan sanksi teguran dan edukasi. Hal ini sebagaimana tujuan PSBB di Palembang yakni untuk memberikan kesadaran pada masyarakat tentang bahaya covid-19," ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Alasan Minta Pijat, Pelajar di Palembang Diperkosa Kakek Tiri di Kamar hingga Diancam Dibunuh

Selain itu, kata Agus, sanksi tersebut diberikan lantaran para pelanggar tidak ada yang terjaring lebih dari sekali.

"Kita juga memberlakukan sanksi membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi. Itu juga sebagai efek jera bagi pelanggar," ungkapnya.

Terkait penggunaan masker, Agus mengklaim hanya sebagian kecil masyarakat yang tidak patuh.

Sopir Truk asal Bekasi Dibuntuti Bandit di Jalinsum OKU, Barang Dirampas, Kepala Dipukul Pakai Senpi

Hal ini terlihat selama PSBB tahap pertama berlangsung selama 14 hari di Palembang.

Ia menuturkan, pada hari pertama pelaksanaan PSBB di Palembang, ada 300 pelanggar masker yang terjaring razia.

Namun hingga akhir PSBB yakni pada hari ke 14, total keseluruhan pelanggar masker hanya berjumlah 530 orang.

"Artinya ada penurunan signifikan dan masyarakat lebih sadar untuk selalu mengenakan masker. Ini juga menandakan masyarakat paham benar seperti apa konsekuensi bila kedapatan melanggar peraturan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Dishub Palembang masih menunggu regulasi aturan baru PSBB tahap dua yang tengah disusun oleh gugus tugas.

Tembus 1.000 Kasus Positif Covid-19, Sebaran Corona di Sumsel 3 Juni Pagi, Palembang Tambah Banyak

Tak Lagi Gandus, IB II Terendah Kasus Positif Covid-19, Update Corona di Palembang 3 Juni Pagi

Diketahui sejak awal PSBB di Palembang, ada 13 check point yang disiagakan baik di dalam maupun perbatasan kota untuk memantau arus lalulintas maupun pengendara.

"Sepertinya 13 check point tetap disiagakan. Tapi saya belum bisa memastikan untuk yang diperbatasan. Kita masih tunggu hasil revisi perwali," ujarnya.

"Tapi kemungkinan besar 7 check point yang di dalam kota akan dipertahankan. Untuk 6 di perbatasan menunggu instruksi lanjutan," imbuhnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved