Warga Kertapati Dibunuh
Fakta Pembunuhan Warga Kertapati, Berawal dari Hutang hingga Duel : Ketimbang Aku Mati Ditusuk
Hingga akhirnya, korban meminjam uang kepada tersangka senilai Rp2 juta untuk biaya persalinan istri korban.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bagas Deru Indriyawan (29), tersangka penusukan terhadap Dodi Saputra (27), warga Jalan Komplek Remifa RT 19 RW 3 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang, ditangkap anggota Polsek IT II Palembang.
Tersangka Bagas Deru Indriyawan mengaku sudah mengenal korban sejak dua tahun lalu.
Selama berteman tidak ada permasalahan sama sekali.
Hingga akhirnya, korban meminjam uang kepada tersangka senilai Rp2 juta untuk biaya persalinan istri korban.
• Breaking News : Tersangka Pembunuh Warga Kertapati Ditangkap, Diamankan Polisi Tanpa Perlawanan
"Katanya secepatnya akan dipulangkan. Ternyata setelah dua bulan meminjam, korban tidak pernah menemui aku untuk mengembalikan uang," kata tersangka saat diamankan di Polsek IT II Palembang, Sabtu (30/5/2020).
Menurut tersangka, ketika dia keluar rumah tiba-tiba bertemu dengan korban.
Ketika itulah, tersangka menanyakan hutang korban yang belum dibayarnya.
Ketika ditanya masalah hutang, korban malah marah kepada tersangka.
Korban juga memukul tersangka hingga membuatnya terjatuh.
Melihat tersangka terjatuh, korban mengeluarkan sajam jenis pisau.
• Breaking News : Warga Kertapati Tewas dengan Tubuh Penuh Darah, Kendarai Motor Sebelum Meninggal
"Karena korban mau menusuk aku, sehingga aku lawan dan kami berkelahi. Ketika sajam korban terjatuh, langsung aku ambil dan tusuk korban. Aku pikir ketimbang aku mati di tusuk, lebih baik aku tusuk dia," ujarnya.
Usai menusuk korban, tersangka sempat mencari sarung pisau milik korban.
Pisau korban diambil tersangka dan ia pulang ke rumahnya.
Tersangka tidak menyadari bila korban tewas, sehingga ia dengan tenang tidur di rumah.
Wakapolsek IT II Palembang AKP Samsul Fitri didampingi Ipda Ledi menuturkan, setelah kejadian anggota Reskrim melakukan penyelidikan dengan mencari bukti petunjuk berupa cctv yang merekam kejadian.
"Diperoleh bukti identitas pelaku, sehingga bersama tokoh masyarakat mendatangi rumah tersangka dan meminta tersangka menyerahkan diri. Tersangka mengaku, bila dirinya bertemu dengan korban dan meminta uang yang dipinjam korban. Tetapi korban malah marah dan terjadilah perkelahian hingga akhirnya korban tewas," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Bagas ditangkap di rumahnya di Jalan Segaran, Lorong Kebangkan, Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT III Palembang, Jumat (29/5/2020) pukul 20.00.
• Breaking News : Warga Kertapati Tewas dengan Tubuh Penuh Darah, Kendarai Motor Sebelum Meninggal
Tak hanya menangkap tersangka, polisi juga mengamankan pisau milik korban yang digunakan tersangka untuk menusuk korban.
Penangkapan tersangka tidak ada perlawanan sama sekali.
Seperti diketahui, Dodi Saputra tewas dengan tubuh bersimbah darah di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Kemas I, Kelurahan Kuto Batu Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Jumat (29/5/2020) sekira pukul 05.30 WIB.
Menurut temannya, Herman (37) yang juga warga Jalan Remipa RT 19 RW 04, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang, mereka datang ke warung kopi milik Sukri tidak jauh dari lokasi..
Saat itu, korban pergi keluar dengan meminjam motor milik Herman.
• BREAKING NEWS : Heboh Penemuan Mayat Wanita di Gumay Talang Lahat, Kondisinya Mengenaskan
Tak lama berselang, korban kembali.
Namun saat kembali, korban yang sedang mengendarai motor langsung terjatuh.
"Korban datang langsung jatuh dari atas motor. Kami yang ada di warung kopi mendekati korban dan ketika dilihat sudah sudah banyak luka tusukan," ujar Herman ketika dimintai keterangan di Polsek IT II Palembang.
Herman dan pemilik warung serta dibantu warga, berupaya menolong korban.
• Fakta Penemuan Mayat Wanita di Gumay Talang Lahat, Identitas Terungkap, Tubuhnya Banyak Luka Tusuk
• Waspada Jambret di Palembang !, Pria Ini Dijambret di Jalan Slamet Riady IT III setelah Ngopi
Namun, korban sudah tewas kehabisan darah.
Sehingga, pemilik warung yakni Sukri memutuskan untuk melapor ke Polsek IT II Palembang.
Polsek IT II Palembang yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian. Polsek IT II Palembang juga melakukan olah tempat kejadian untuk mencari bukti-bukti.
"Kalau diperiksa polisi yang datang tadi, dia sudah meninggal. Makanya langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.