Tenaga Kesehatan Ogan Ilir Dipecat

4 Fakta dan Kronologi Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan Ogan Ilir di Tengah Lonjakan Kasus Corona

Kabar pemecatan 109 tenaga kesehatan RSUD Ogan Ilir, sangat mengagetkan banyak pihak karena terjadi di tengah lonjakan kasus Corona

SRIPOKU.COM/RESHA
Para tenaga kesehatan honorer saat hendak pulang ke RSUD Ogan Ilir, usai mendatangi gedung DPRD Ogan Ilir menyampaikan aspirasi mereka beberapa hari lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Kabar pemecatan 109 tenaga kesehatan RSUD Ogan Ilir, sangat mengagetkan banyak pihak.

Saat peran tenaga medis sangat diharapkan ternyata mereka dipecat.

Kabupaten Ogan Ilir saat ini merupakan daerah dengan kasus positif Corona terbesar ketiga di Sumsel.

Urutan pertama Palembang dengan 376 kasus konfirmasi positif, kedua Lubuklinggau dengan 49 kasus positif dan ketiga Ogan Ilir dengan 44 kasus positif.

1. DPRD Miris

DPRD Kabupaten Ogan Ilir turut bereaksi atas pemecatan 109 tenaga kesehatan RSUD Ogan Ilir.

Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir, Rizal Mustopa menyayangkan adanya pemecatan 109 tenaga honorer kesehatan ini.

Pasalnya, hal itu terjadi di tengah Pandemi yang menimpa seluruh wilayah, termasuk Bumi Caram Seguguk.

"Kami menyayangkan adanya pemecatan itu. Miris," ujarnya saat dihubungi, Kamis (21/5/2020).

2. Mengadu ke DPRD

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved