PSBB di Palembang

Hari Pertama PSBB Palembang, Kondisi Pasar KM 5 dan 26 Ilir Palembang Masih Ramai

Tidak hanya ojek online, masyarakat yang melintas di Jalan Kolonel H Burlian juga masih banyak yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/NOVALDI HIBATURRAHMAN
Kondisi transaksi jual beli yang berlangsung di Pasar 26 Ilir Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang, kondisi lalu lintas di beberapa ruas jalan masih ramai seperti biasanya, Rabu (20/5/2020).

Dari pantauan Tribun Sumsel, beberapa ruas jalan seperti Kolonel H Burlian dan Jalan Mujahidin, Kecamatan Bukit Kecil Palembang masih sangat padat meskipun PSBB mulai berlangsung hari ini.

Di Jalan Kolonel H Burlian, masih ditemukan beberapa warga tidak menggunakan masker saat berbelanja di pasar kilometer (KM) 5 yang berada di ruas jalan tersebut.

Selain itu, terdapat juga moda transportasi yakni ojek online yang masih terlihat membawa orderan penumpang.

Tidak hanya ojek online, masyarakat yang melintas di Jalan Kolonel H Burlian juga masih banyak yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, aktifitas jual beli masyarakat di Pasar 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang sangat ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pantauan Tribun Sumsel, banyak warga yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan serta masih melakukan kontak fisik dari bersenggolan hingga bersentuhan.

Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang berhimpitan sehingga akses jalan menjadi tersendat.

Bahkan memasuki hari pertama penerapan PSBB hari ini para pedagang justru lebih banyak yang menggelar lapak dagangannya di pasar 26 Ilir.

Banyak warga yang datang membeli kebutuhan pokok tanpa menerapkan social distacing.

Warga yang berbelanja di pasar 26 Ilir mengatakan jika dirinya terpaksa harus membeli kebutuhan di pasar karena kehabisan bahan kebutuhan pokok dirumah.

"Ya mau bagaimana lagi tukang sayur di tempat saya tidak ada stok dirumah juga habis jadi ya terpaksa lah saya beli kesini kalau gak gak gini mau makan apa keluarga," ujar Dewi.

Dirinya mengetahui perihal telah dimulainya penerapan PSBB di Kota Palembang yang baru dilaksanakan hari ini.

"Iya kalau PSBB  sudah tau saya juga was-was juga saya kalau mau keluar himbauan tapi kalau kondisi pasar ya selalu seperti inilah, pasti ada pembelinya," bebernya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved