Anggota DPRD Sumut Nyaris Berkelahi dengan Petugas Saat Pergoki Sembako Bansos COVID-19 Dikorupsi

"Ada 20 sampel sembako yang kita turunkan. Dugaan kita benar, berat tidak sesuai dengan seharusnya," ucap Rony Situmorang melalui pesan singkat WhatsA

Tayang:
Tribun Medan TV
Anggota DPRD Sumut 

Anggaran total Rp 297.320.850.000 disiapkan Pemprov Sumut untuk bantuan JPS bahan pokok ini.

Anggaran itu bersumber dari refocusing anggaran penanganan covid-19 Sumut tahap I sebesar Rp 502,1 miliar.

Adapun jumlah penerima 1.321.426 KK itu ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sudah disepakati kepala daerah masing-masing kabupaten/kota.

Sebelumnya, Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut, Hendra Hidayat, mengatakan, kebocoran itu Rp 11.000 per paket, sehingga jika dikalikan 1.321.426 KK, maka total kebocoran Rp 14,535 miliar.

Menurut Hendra Hidayat, nilai selisih Rp 11.000 per KK itu diperoleh dari harga per paket sembako JPS Pemprov Sumut Rp 225.000 dengan harga pasar Rp 214.000.

Tudingan itu pun diarahkan Hendra Hidayat ke Pemprov Sumut.

(wen/tri bun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul Pergoki Sembako Bansos COVID-19 Dikorupsi, Anggota DPRD Sumut Nyaris Berkelahi dengan Petugas, https://ambon.tribunnews.com/2020/05/20/pergoki-sembako-bansos-covid-19-dikorupsi-anggota-dprd-sumut-nyaris-berkelahi-dengan-petugas?page=all.

Editor: Fitriana Andriyani

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved