Breaking News:

Atsiri Jadi Bahan Dasar, Balitbangtan Klaim Sudah Produksi Antivirus Corona, Ada yang Jenis Kalung

Ia menjelaskan, proses penelitian terhadap potensi yang dimiliki tumbuhan herbal telah dilakukan sejak 3 bulan lalu, tepatnya sejak Februari 2020.

(Shutterstock)
Ilustrasi virus corona 

"Balitbangtan sudah 3 bulan ini meneliti potensi beberapa tumbuhan herbal, dan yang paling ampuh adalah dari pohon Atsiri," kata Fadjry.

Dalam upayanya memproduksi antivirus eucalyptus ini secara massal, Balitbangtan Kementan pun menggandeng PT Eagle Indo Pharma yang memproduksi produk minyak Cap Lang.

"Balitbangtan sudah menggandeng PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk memproduksi secara massal dan secepatnya akan dilakukan," papar Fadjry.

Terkait penelitian dan pengembangan (R&D), Fadjry mengakui bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi dengan berbagai lembaga riset, baik yang berada di bawah naungan pemerintah maupun swasta.

Sedangkan saat ini, pihaknya telah bersinergi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait izin edar dari produk antivirus ini jika kelak diproduksi massal.

"Balitbangtan ke depan akan komunikasi dengan lembaga riset lainnya. Lebih tepatnya sekarang Balitbangtan sedang bekerja sama dengan BPOM untuk izin edar," pungkas Fadjry.

Saat ini banyak K/L yang melakukan R&D terkait bagaimana cara menangani virus corona, seperti pengembangan inovasi dan teknologi untuk memproduksi alat rapid test hingga ventilator.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul  Balitbangtan Kementan Klaim Temukan Obat Virus dari Minyak Atsiri

Editor: Weni Wahyuny
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved