Breaking News:

Berita Corona

Avifavir Obat dari Rusia Diklaim Mampu Lawan Covid-19 Varian Delta dan Omicron

Avifavir obat antivirus dari Rusia diklaim mampu melawan berbagai varian virus corona (Covid-19), seperti Delta dan Omicron.

Editor: Weni Wahyuny
Shutterstock
Ilustrasi obat - Avifavir dari Rusia diklaim mampu melawan berbagai varian virus corona (Covid-19), seperti Delta dan Omicron. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, MOSKWA - Avifavir obat antivirus dari Rusia diklaim mampu melawan berbagai varian virus corona (Covid-19), seperti Delta dan Omicron.

Hal tersebut diumumkan oleh Perusahaan farmasi ChemRar Group.

Mereka mengumumkan bahwa obat antivirus Rusia 'Avifavir' berdasarkan favipiravir, efektif dalam melawan Covid-19 varian Delta dan Omicron.

Hal itu karena obat tersebut dapat mempengaruhi sistem replikasi virus RNA yang sangat konservatif dan tahan mutasi.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (28/12/2021), dari siaran pers yang dikeluarkan oleh perusahaan itu, uji klinis juga telah mengkonfirmasi bahwa virus corona tidak dapat mengembangkan resistensi terhadap obat, dan antivirus tersebut dapat meringankan gejala penderita serta mengurangi durasi penyakit hingga setengahnya jika dibandingkan dengan terapi standar.

Baca juga: CATAT Gejala dan Cara Pencegahan Varian Omicron, Sudah Ada 46 Kasus di Indonesia

"Setelah mengumpulkan pengalaman luas dengan Avifavir pada pasien yang terinfeksi Covid, baik dari uji klinis dan praktik klinis dunia nyata, kami melihat bahwa penggunaan Avifavir dalam 3 hingga 5 hari pertama setelah infeksi menyebabkan penyakit yang lebih ringan dalam banyak kasus dan mencegah rawat inap," kata Direktur Medis Grup ChemRar, Elena Yakubova.

Selama 17 bulan terakhir, kata dia, lebih dari 4 juta pasien telah diobati dengan favipiravir di seluruh dunia.

"Produk ini ditoleransi dengan baik tanpa efek samping baru, yang menegaskan keamanan tinggi favipiravir," tegas Yakubova.

Sementara itu, mantan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) Robert Redfield juga mencatat bahwa Avifavir telah terbukti efektif melawan Covid-19 dalam uji klinis dan praktik medis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved