Breaking News:

Corona di Palembang

Satu Warga Positif Corona, Warga Larang Orang Luar Masuk Dua Blok di Perum Pemkot Gandus

"Ini merupakan inisiatif kami sebagai warga, kami tidak ingin ada penyebaran Covid- 19 di kawasan perumahan ini,"

Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/YOHANES TRI NUGROHO
Dua blok yakni Blok BG-BT dan BT- BH perumahan Pemkot, Gandus melakukan karantina mandiri. Langkah karantina yang digagas oleh masyarakat itu membuat kedua blok tidak memperkenankan orang dari luar untuk masuk ke kawasan itu. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Sebanyak dua blok yakni Blok BG-BT dan BT- BH perumahan Pemkot, Gandus melakukan karantina mandiri.

Langkah karantina yang digagas oleh masyarakat itu membuat kedua blok tidak memperkenankan orang dari luar untuk masuk ke kawasan itu.

"Ini merupakan inisiatif kami sebagai warga, kami tidak ingin ada penyebaran Covid- 19 di kawasan perumahan ini," ungkap perwakilan warga, Faisol.

Beredar Kabar Nakes RS Muhammadiyah Palembang Banyak Terjangkit Covid-19, Ini Kata Pihak Rumah Sakit

Viral Surat Keterangan Bebas Covid-19 Dijual Online, Paling Mahal Rp90 Ribu, Berikut Faktanya

Faisol mengaku warga masih menanti hasil tracking yang dilakukan petugas Puskesmas Gandus yang dilakukan kepada tetangga dekat orang tersebut.

Terlebih saat ini sesuai informasi dari pemerintah, penyebaran Covid- 19 di Indonesia banyak terjadi dari orang tanpa gejala (OTG).

"Kami belum putuskan sampai kapan karantina mandiri di dua blok ini akan dilakukan, ini merupakan satu langkah antisipasi yang bisa kami lakukan," katanya.

Sementara, Ketua RT 34 Kelurahan Gandus, Purwanto menyampaikan karantina mandiri dua blok yang terjadi merupakan inisiatif dari warga setempat.

Pria 50 Tahun di Lubuklinggau Setubuhi Bocah di 3 Tempat Berbeda, Pertama di Belakang Kantor Lurah


"Itu merupakan inisiatif dari warga setempat bukan dari Ketua RT, langkah itu ditempuh dalam rangka antisipasi penularan Covid- 19," katanya.

Ia membenarkan satu orang warganya positif Covid- 19, yang bersangkutan sehari hari bekerja sebagai tenaga medis di satu layanan kesehatan.

Yang bersangkutan dengan kesadaran diri melakukan isolasi bersama dua orang anggota keluarga ke Wisma Atlet, Jakabaring.

"Ini sekaligus meluruskan apa yang beredar diluar, saya sudah konfirmasi ke yang bersangkutan. Sesaat dinyatakan positif Covid- 19, Ia dengan kesadaran diri langsung isolasi mandiri," katanya

" Jadi jika ada yang bilang dijemput oleh polisi itu tidak benar, yang bersangkutan yang punya inisiatif untuk melakukan isolasi mandiri ke Wisma atlet," tegasnya.

Purwanto menambahkan informasi terbaru, dua orang keluarga yakni Istri dan anak yang bersangkutan berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata negatif Covid- 19.

Pantauan Tribun, sejumlah warga melakukan penjagaan di depan pintu masuk kedua blok yang berisi sekitar 80 rumah.

Orang luar tidak diperkenankan masuk ke dalam kawasan itu.

Termasuk, seorang tukang sayur yang menanti pembeli di pintu masuk blok.

Dua blok yakni Blok BG-BT dan BT- BH perumahan Pemkot, Gandus melakukan karantina mandiri. Langkah karantina yang digagas oleh masyarakat itu membuat kedua blok tidak memperkenankan orang dari luar untuk masuk ke kawasan itu.
Dua blok yakni Blok BG-BT dan BT- BH perumahan Pemkot, Gandus melakukan karantina mandiri. Langkah karantina yang digagas oleh masyarakat itu membuat kedua blok tidak memperkenankan orang dari luar untuk masuk ke kawasan itu. (TRIBUNSUMSEL.COM/YOHANES TRI NUGROHO)

Warga yang membutuhkan sayur menghampiri penjual di pintu masuk itu.

Tidak terlihat kerumunan orang, warga melakukan transaksi jual beli satu persatu.

Penjual sayur dan warga menggunakan masker dan mencuci tangan usai transaksi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved