Breaking News:

Ramadan 2020

Kemenag Sumsel Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Kabupaten/Kota, Jumlah Uang Rp 22.500-Rp30.000

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel menetapkan besaran zakat fitrah pada Ramadan 1441 Hijriah

Tribunsumsel.com/Arief B Rohekan
Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel, Saefuddin Latief Lasrun 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel menetapkan besaran zakat fitrah pada Ramadan 1441 Hijriah.

"Dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel besaran atau jumlah uang untuk membayar zakat fitrah itu ditetapkan mulai dari Rp 22.500 hingga Rp 30 ribu," ujar Kassubag Informasi dan Humas Kemenag Sumsel H Saefudin Latief, Jumat (8/5/2020).

Selain membayar zakat fitrah dengan uang, pembayaran zakat juga dapat dilakukan menggunakan bahan pokok, yakni beras seberat 2,5 kilogram.

Pria yang akrab disapa Sae ini mengatakan, untuk kabupaten/kota di OKU Selatan, Musi Banyuasin, OKI, Ogan Ilir, Empat Lawang dan Lahat besaran nilai Rupiah zakat fitrahnya Rp 30 ribu.

Bacaan Doa Niat Bayar Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga Serta Doa Menerima Zakat Fitrah

Untuk PALI, Prabumulih Rp 27.500 dan Banyuasin sebesar Rp 28.750. Sedangkan kabupaten/kota yang lain seperti Muara Enim, Musi Rawas, OKU, Palembang, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Musi Rawas Utara (Muratara) membayar zakat fitrah sebesar Rp 25 ribu.

"Untuk sisanya, seperti OKU Timur setiap individu yang wajib membayar zakat fitrah sebesar Rp 22.500. Dan pembayaran zakat fitrah ini bisa dilakukan lebih awal untuk menghindari keramaian," katanya saat dihubungi Tribun melalui telepon.

Pembayaran zakat fitrah bisa melalui badan amil zakat daerah, unit pengumpul zakat (UPZ) yang ada di masjid masjid di setiap daerah.

"Tentunya kami mengimbau di setiap UPZ yang ada di masjid masjid apabila ada masyarakat yang ingin membayar zakat disiapkan tempat cuci tangan," jelasnya.

"Pokoknya harus sesuai dengan protokol kesehatan agar sama sama aman," ujarnya.

Senada dengan Saefudin, Ketua Baznas Palembang HM Saim Marhadan mengatakan, zakat fitrah bisa dibayarkan lebih awal untuk mengurangi kerumunan.

"Zakat fitrah pun begitu tak perlu menunggu akhir Ramadan atau sebelum Idul Fitri bisa dibayar lebih awal. Jadi tidak perlu ramai ramai ke masjid, ini juga untuk mengurangi kerumunan," katanya.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved