Corona di Sumsel

12 Jenazah di Sumsel Dimakamkan Pakai Prosedur Penanganan Virus Corona

Keluarga pasien yang meninggal tersebut saat ini sedang dikarantina dan akan dilakukan tes swab

Editor: Wawan Perdana
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Satuan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sumatra Selatan (Sumsel) menyebutkan, saat ini ada tiga orang Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang dimakamkan sesuai protap pemakaman pasien positif virus Corona.

"PDP yang dimakamkan tiga orang, sesuai protap. Sembilan PDP lainnya yang juga meninggal tidak diambil tes swab juga dimakamkan sesuai standar infeksi virus, pemulasaraan jenazah Covid-19," kata juru bicara Penanganan Covid-19 di Sumsel, Yusri, Rabu (29/4/2020).

Disebutkan Yusri, keluarga pasien yang meninggal tersebut saat ini sedang dikarantina dan akan dilakukan tes swab.

Apabila keluarga pasien tersebut ada yang positif Covid-19 maka pasien yang meninggal tersebut juga positif.

Untuk kasus sembuh, menurut Yusri, pun akan etap dipantau selama dua minggu kedepan.

Hal ini karena disinyalir yang sembuh ditakutkan masih reaktif.

"Sejauh ini yang positif kembali reaktif masih dipelajari, apakah bisa menukar ke orang lain. Kita tetap isolasi dulu selama 14 hari ke depan," jelas Yusri.

Berdasarkan data terbaru pada 29 April 2020 jumlah total Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sebanyak 3.775 orang, dengan orang selesai pemantauan sebanyak 2.265 orang dan masih dalam proses pemantauan 1.510 orang.

Sedangkan untuk Pasien dalam Pengawasan (PDP) total sebanyak 194 orang, terdiri dari selesai pengawasan 108 orang serta masih dalam pengawasan sebanyak 86 orang. Untuk penambahan PDP berjumlah 12 orang.

Adapun sampel yang diperiksa di laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sebanyak
779 orang, sampel positif 144 orang, sampel negatif 156 orang dan masih proses pemeriksaan 487 orang.

Sementara itu, untuk konfirmasi kasus positif baru yaitu satu orang sehingga total kasus di Sumsel menjadi 144 orang.

Kasus ke-144 ini merupakan orang dengan usia 25 tahun berjenis kelamin laki-laki, asal Palembang dengan status kasus lokal.

Untuk kasus sembuh sebanyak 22 orang, OKI 2 orang, Palembang 16 orang, OKU satu orang, Pagaralam satu orang, dan luar daerah satu orang.

"Pada hari ini ada tambahan sembuh satu orang dari Prabumulih. Sembuh ini kasus 09 dari Prabumulih, kontak dengan kasus 02 yang masih ada hubungan keluarga. Kasus meninggal belum ada perubahan." jelas Yusri.(SP/ Jati Purwanti)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved