Corona di Muratara

UPDATE Kondisi Anak Perempuan 9 Tahun di Muratara Positif Covid-19, Ceria dan Sehat

Bocah berinisial B itu jadi kasus 113 di Sumatera Selatan (Sumsel) dengan status transmisi lokal dan menjadi kasus pertama di 'Bumi Beselang Serunding

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
istimewa
Bupati Muratara Syarif Hidayat saat menjenguk warga yang dikarantina di Hotel 929 Lubuklinggau, tempat anak perempuan berusia 9 tahun menjalani isolasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Seorang anak perempuan berusia 9 tahun di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Bocah berinisial B itu jadi kasus 113 di Sumatera Selatan (Sumsel) dengan status transmisi lokal dan menjadi kasus pertama di 'Bumi Beselang Serundingan'.

B sebelumnya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan masuk dalam daftar tracking seorang perempuan melahirkan berinisial D yang dinyatakan positif berdasarkan rapid test.

Namun saat B dan D bersama bayinya dilakukan swab test, ternyata yang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya B, sedangkan ibu D dan bayinya terkonfirmasi negatif.

Sehari-harinya B yang merupakan siswa sekolah dasar ini tinggal bersama orangtuanya di kawasan ibukota Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Keluarga B disebut-sebut tinggal di sebuah rumah yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Dikabarkan juga ibu D sehari-harinya sering mandi di rumah orangtua B, namun hingga kini belum diketahui sumber penularan virus tersebut.

Bertambah Satu Kasus Positif Corona di OKU, Honorer 24 Tahun, Kasus Transmisi Lokal

"Ibu D sehari-harinya sering mandi di rumahnya B," kata juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Muratara, Susyanto Tunut, Minggu (26/4/2020).

Saat ini B menjalani karantina di rumah sehat di Hotel 929 Lubuklinggau dan rencananya akan dipindahkan ke rumah karantina di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Muratara.

Susyanto menyebutkan, kondisi B saat ini sehat dan tidak ada gejala-gejala yang mengarah ke indikasi Covid-19, karena diyakini imunitas tubuhnya kuat.

"Anaknya sekarang kondisinya sehat, dia ceria, kesehatannya kita pantau terus. Dia masih menjalani karantina sampai virusnya benar-benar hilang," ujarnya.

Susyanto meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muratara untuk membantu mendoakan agar B terlepas dari paparan virus corona.

"Mari kita bersama-sama mendoakan agar anak kita B tetap kuat melawan virus corona yang kini tengah menjangkitnya," harap Susyanto.

Dia menyampaikan, peta harian pemantauan Covid-19 Kabupaten Muratara per hari ini, 26 April 2020, Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih tersisa 4 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada lagi, Orang Tanpa Gejala (OTG) tersisa 93 orang, dan satu orang OTG terkonfirmasi positif Covid-19.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved