Ramadhan 1441 Hijriah
Bacaan Bilal dan Jawaban Jamaah Shalat Tarawih, Latin dan Terjemahan Indonesia
Shalat Tarawih bisa dikerjakan sendiri-sendiri maupun berjamaah. Shalat Tarawih begitu spesial ibadah ini dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadan.
Penulis: Abu Hurairah | Editor: M. Syah Beni
Artinya :
"Bulan purnama yang bersinar seminar, junjungan kita Nabi Muhammad, bershalawatlah kamu semua atasnya"-
f. Selesai salam pada raka'at ke 6, maka bilal mengucapkan:
"FADL-LAM MINALLAHI WANI'MAH ". sampai akhirnya seperti tersebut diatas.
Kemudian diteruskan dengan salam seperti tersebut diatas.
g. Selesai salam pada raka'at ke 8 kemudian bilal dan parajamaah membaca : "Subhaanal malikil quddus " , sampai akhirnya, dan diteruskan dengan shalawat seperti tersebut diatas.
Sehabis itu lalu bilal mengucapkan :
ALKHALIIFATUL UU LAA AMDRUL MU'MINIINA SAYYI DUNAA ABUU BAKRINISH SHIDDIQ
Dan jamaah menjawab :
RADLIYALLAAHU 'ANHU
Pada raka'at ke 12 sesudah do'a, bilal mengucapkan :
ALKHALIIFATUTS TSAANIYATU AMHRUL MU'MINIINA SAYYIDUNA 'UMARABNIL KHATTHAAB.
Dan jama'ah menjawab :
RADLIYALLAAHU 'ANHU.
Karena shalat tarawih telah selesai, kemudian diteruskan dengan shalat witir. Untuk ini bilal mengucapkan :
SHALAATUL WITRI ATSAABAKUMULLAAHU.
Artinya :
"Kerjakanlah shalat witir, mudah-mudahan Allah memberi pahala kepada kamu".
Demikianlah dikerjakan pembacaan dalam tarawih, dan tiaptiap kali selesainya raka'at ke 4, ke 8, ke 12, ke 16 dan ke 20
bacalah: "Subhaanal malikil ma'buud s/d akhirnya bersama, kemudian shalawat-shalawat seperti tersebut diatas dipimpin oleh bilal dan dijawab oleh jama'ah.
Pada raka'at ke 6, ke 10, ke 14, dan ke 18, hendaknya membaca: yakni sehabis salam membaca : "FADL—LAM MINALLAAHI W ANI'M AH s/d akhirnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/bilal-tarawih-34.jpg)