Ramadhan 1441 Hijriah
Bacaan Bilal dan Jawaban Jamaah Shalat Tarawih, Latin dan Terjemahan Indonesia
Shalat Tarawih bisa dikerjakan sendiri-sendiri maupun berjamaah. Shalat Tarawih begitu spesial ibadah ini dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadan.
Penulis: Abu Hurairah | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM - Bulan Ramadan 1441 Hijriyah sebentar lagi akan tiba.
Bagi umat Islam, kehadiran bulan Ramadan tentu sangat ditunggu-tunggu.
Berbagai aktivitas amalan dan ibadah dilakukan selama bulan penuh rahmat tersebut.
Satu di antara beberapa ibadah saat bulan ramadhan adalah shalat tarawih, biasa dikerjakan berjamaah di masjid dan musala.
Namun karena sedang ada wabah virus corona, pemerintah dan majelis ulama Indonesia (MUI) mengimbau dikerjakan di rumah saja.
Shalat Tarawih bisa dikerjakan sendiri-sendiri maupun berjamaah.
Shalat Tarawih begitu spesial ibadah ini dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadan.
Dalam pelaksanaan shalat tarawih terdapat bilal dan bacaannya.
Bacaan bilal dalam salat Tarawih Ramadhan memang sangat baik dan menjadi hal yang penting, karena bacaan-bacaan ini memuji Rasulullah SAW dalam menunaikan ibadah selama di bulan Ramadhan.
Berikut ini bacaan Billah dan Jawaban Jamaah lengkap dengan huruf atau maupun latin yang wajib anda ketahui saat salat Tarawih Ramadhan dikutip dari buku elektronik Risalah Tuntunan Shalat lengkap (Kemenag) :
Dalam bulan Ramadan kita disunatkan memperbanyak Tadarrus (membaca Al Qur'an) memperbanyak membaca shalawat, dzikir dan berdo'a.
Dan untuk menambah syi'ar bulan Ramadlan serta menggembirakan para jama'ah, ada beberapa shalawat dan do'a yang biasa dibaca dalam jama'ah shalat tarawih, dengan cara - cara sbb. :
Latin :
SUBBAANAL MALIKIL MA'BUUDI, SUBHAANAL MALIKIL MAUJUUDI, SUBHAANAL MALIKIL HAYYIL LADZII LAA YANAAMU WALAA YAMUTU WALAA YAFUUTU ABA DAN SUBBUUHUN QUDDUSUN RABBUNAA WA RABBUL MALAAIKATI WARRUUH, SUBHAANALLAAHI WALHAM DU LILLAAHI WALAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAA HU AKBARU, WALAA HAULA WALAA OUWWATA ILLAA BILLAAHIL 'ALIYYIL AZHIIML
Artinya :
"Mahasuci Tuhan yang memiliki (alam) dan yang disembah, Maha suci Allah yang memiliki (alam) lagi Ada, Maha suci Allah yang memiliki lagi Maha Hidup dan tiada mati (selama-lamanya) dan tiada hilang selama-lamanya. Mahasuci Maha Quddus, Tuhan kami dan Tuhan semua malaikat dan ruh, Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya upaya, dan tiada kekuatan kecuali dengan Allah, Tuhan yang Maha Tinggi lagi Agung".
Kemudian para jama'ah menjawab :
ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM 'ALAIHL
Artinya :
"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atasnya (Muhammad)".
Bilal menjawab shalawat lagi :
ALLAHUMMA SHALLI ALA A SAYYIDINAA WAMAULAANA MUHAMMAD.
Artinya :
"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan atas junjungan kita dan pemimpin kita Nabi Muhammad".
Kemudian para jama'ah menjawab :
ALLAHUMA SHALLI WASALLIM 'ALAIHL
Artinya :
"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atasnya (Muhammad)."
Artinya :
"Ya Allah, kurnianilah kesejahteraan atas junjungan kita, Nabi kita, kekasih kita, dan yang mesyafaatkan kita (ketak) dan pertaruhan-kita dan pemimpin kita Nabi Muhammad".
Kemudian para jama'ah menjawab :
ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM 'ALAIHI.
Artinya :
"Ya Allah, berilali kesejahteraan dan keselamatan atasnya (Muhammad)".
c. Sehabis dijawab oleh para jama'ah, kemudian Bilal mengucapkan :
ASH SHALAATUT TARAAWHHI RAHIMAKUMULLAAHU.
Artinya ;
"Kerjakanlah shalat tarawih semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kamu sekalian".
FADL-LAN MINALLAAHI WANI'MATAN WAMAGHFIRA TAN WARAHMAH. LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDA HU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU YUHYII WAYMIITU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN OADDR
Artinya :
"Kemurahan Allah dan nikmatNya dan ampunan serta rahmatNya semoga dilimpahkan kepada kita, tidak ada Tuhan melainkan Allah, Ia Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya segala kekuasaan dan bagiNya segala puji, dzat yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia atas segala sesuatuNya Maha Kuasa".
Kemudian bilal membaca shalawat seperti tersebut diatas, dan jama'ah menjawabnya ; "Allahumma shalli wasallim 'alaihi".
e. Selesai salam pada raka'at yang keempat, bilal bersama-sama para jama'ah membaca: "Subhaanal malikil qudduus ... . ", sampai akhir seperti tersebut diatas, sehabis itu bilal membaca shalawat, dan dibaca oleh para jama'ah : "ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM'ALAIHI".
Sehabis itu bilal mengucapkan lagi :
ALBADRUL MUNIIRU SAYYIDUNA MUHAMMADUN SHALLUU ALAIHL
Artinya :
"Bulan purnama yang bersinar seminar, junjungan kita Nabi Muhammad, bershalawatlah kamu semua atasnya"-
f. Selesai salam pada raka'at ke 6, maka bilal mengucapkan:
"FADL-LAM MINALLAHI WANI'MAH ". sampai akhirnya seperti tersebut diatas.
Kemudian diteruskan dengan salam seperti tersebut diatas.
g. Selesai salam pada raka'at ke 8 kemudian bilal dan parajamaah membaca : "Subhaanal malikil quddus " , sampai akhirnya, dan diteruskan dengan shalawat seperti tersebut diatas.
Sehabis itu lalu bilal mengucapkan :
ALKHALIIFATUL UU LAA AMDRUL MU'MINIINA SAYYI DUNAA ABUU BAKRINISH SHIDDIQ
Dan jamaah menjawab :
RADLIYALLAAHU 'ANHU
Pada raka'at ke 12 sesudah do'a, bilal mengucapkan :
ALKHALIIFATUTS TSAANIYATU AMHRUL MU'MINIINA SAYYIDUNA 'UMARABNIL KHATTHAAB.
Dan jama'ah menjawab :
RADLIYALLAAHU 'ANHU.
Karena shalat tarawih telah selesai, kemudian diteruskan dengan shalat witir. Untuk ini bilal mengucapkan :
SHALAATUL WITRI ATSAABAKUMULLAAHU.
Artinya :
"Kerjakanlah shalat witir, mudah-mudahan Allah memberi pahala kepada kamu".
Demikianlah dikerjakan pembacaan dalam tarawih, dan tiaptiap kali selesainya raka'at ke 4, ke 8, ke 12, ke 16 dan ke 20
bacalah: "Subhaanal malikil ma'buud s/d akhirnya bersama, kemudian shalawat-shalawat seperti tersebut diatas dipimpin oleh bilal dan dijawab oleh jama'ah.
Pada raka'at ke 6, ke 10, ke 14, dan ke 18, hendaknya membaca: yakni sehabis salam membaca : "FADL—LAM MINALLAAHI W ANI'M AH s/d akhirnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/bilal-tarawih-34.jpg)