Najwa Shihab Tertunduk Sedih, Kisah Pilu Suami Perawat Jenazah Corona yang Dihadang & Ditolak Warga

Banyak kejadian penolakan warga sekitar pemakaman yang menolak jenazah usai meninggal dunia karena virus corona.

Editor: Moch Krisna
Tangkap layar Youtube Najwa Shihab
Jenazah perawat yang positif covid-19 ramai ditolak warga sekitar pemakaman, suami almarhumah ungkap keinginan sederhana keluarganya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Banyak kejadian penolakan warga sekitar pemakaman yang menolak jenazah usai meninggal dunia karena virus corona.

Padahal sudah sering dijelaskan bahwa jenazah diurus sesuai SOP, sehingga virus tak akan hidup kembali.

Belum lagi jika memikirkan perasaan keluarga dari jenazah yang ditolak.

Seperti perawat di Semarang yang meninggal dunia karena covid-19 ini.

Dalam acara Mata Najwa episode Rabu (15/4/2020) bertajuk 'Setop Stigma Covid-19' yang membahas mengenai sejumlah korban yang dicap negatif atas penyakit ini.

Salah satu narasumbernya adalah suami almarhumah Nuria Kurniasih, perawat yang ditolak jenazahnya oleh warga Desa Sewakul, Joko Wibowo.

Perawat Nuria meninggal dunia pada Kamis (94/2020).

Keluarga ingin memakamkan jenazah di desa Sewakul.

Namun sejumlah warga malah menolak keras jenazah perawat ini dimakamkan di TPU setempat.

Tentunya Joko dan keluarga merasa sedih melihat kenyataan ini.

Belum lagi hingga istrinya meninggal, ia juga sudah lama tak bisa berjumpa dengan Nuria karena profesinya sebagai perawat.

"Saya tentunya sangat kecewa saat itu, bagaimana lagi sudah tidak ketemu istri sekian lama, memikirkan kondisinya," ungkapnya.

Perawat Nuria rencananya dimakamkan keluarga dekat dengan ayahnya.

Keluarga hanya ingin mendekatkan almarhumah dengan ayahnya yang sudah meninggal dunia lebih dulu.

"Itu sebenarnya inisiatif dari kami keluarga."

Halaman
123
Sumber: Suar.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved