Update Corona di Sumsel

Satu Lagi Diduga Pasien Covid-19 Dimakamkan di Gandus Malam Ini

Seorang pasien diduga positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2020

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur. Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pasien diduga positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2020) petang.

Pasien tersebut diketahui merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.
Saat coba dikonfirmasi mengenai kabar ini, tak ada satu pun anggota Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Sumsel yang bisa dihubungi. 
Telepon seluler mereka tidak aktif.
Namun Kepala Pos TPU Gandus Hill, tempat di mana area pemakaman khusus korban Covid-19, Herman mengungkapkan, ia dan rekan-rekannya diperintahkan menggali lubang makam.
"Sekitar pukul 18.30 kami ditelepon salah satu instansi untuk menggali lubang kubur," kata Herman saat dihubungi TribunSumsel.com, Sabtu (18/4/2020).
Saat ini, lanjut Herman, petugas pemakaman sedang menggali lubang tersebut dan diperkirakan selesai dua jam kemudian.
"Iya, petugas sedang menggali satu lubang. Kalau sudah selesai, kami hubungi instansi tersebut," kata Herman.
Sebelumnya, pada 16 April lalu, ada satu jenazah Covid-19 dimakamkan di area khusus jenazah Corona di TPU Gandus Hill.
Jenazah pria 77 tahun warga Palembang tersebut merupakan pasien 37, merupakan jenazah Covid-19 pertama di Palembang yang dimakamkan di pemakaman khusus korban Corona.
Disclaimer : isi berita telah mengalami penyuntingan, sebelumnya tertulis RSUD Siti Khadijah yang benar RSUD Siti Fatimah. Kami mohon maaf sebesar-sebesarnya kepada RSUD Siti Khadijah dan pembaca Tribunsumsel.com
BREAKING NEWS: 30 Orang Positif Covid-19 Hari Ini di Sumsel, Total Kini Ada 84 Orang

- Update virus corona di Sumatera Selatan, Sabtu (18/4/2020).

Dari sumber data Kementerian Kesehatan RI, terdapat 30 kasus baru yang terkonfirmasi positif corona, sebelumnya pada 17 April berjumlah 54 kasus.

Jadi, total kasus konfirmasi positif COVID-19 ada 84 orang.

Sementara secara nasional, terjadi penambahan yang terkonfirmasi sebanyak 325 orang.

Jadi, total kasus terkonfirmasi di Indonesia ada 6248

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menyampaikan perkembangan terkini dampak virus corona di Indonesia.

Berdasakan konferensi pers yang digelar di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (18/4/2020), jumlah kasus corona di Indonesia bertambah.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif menjadi 6.248 , bertambah dari data terakhir Jumat (17/4/2020) yakni 5.923 orang.

Sayangnya, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah menjadi 535 orang, dari data kemarin 520 orang.

Wabah virus corona jenis baru (COVID-19) di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dari hari ke hari.

Langkah pengobatan tentu saja mengalami sejumlah kendala, salah satu cara untuk  membantu mengakhiri pandemi ini adalah dengan langkah pencegahan.

World Health Organizatin (WHO) memberikan panduan langkah-langkah perlindungan dasar terhadap COVID-19.

Berikut langkah-langkah pencegahan COVID-19 dilansir Tribunambon.com dari laman WHO:

Cuci tangan sesering mungkin

Secara teratur dan menyeluruh bersihkan tangan Anda dengan alat pencuci tangan berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air.

Hal ini begitu penting dilakukan sebab mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pencuci tangan berbasis alkohol membunuh virus yang mungkin ada di tangan Anda.

Social distancing

Social distancing atau mempertahankan jarak sosial dapat mengurangi kemungkinan penyebaran virus dari satu orang ke orang lain (human to human).

Pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dari siapa saja orang-orang sekitar Anda yang batuk atau bersin.

Mengapa? Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus.

Jika Anda terlalu dekat, Anda bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut menderita batuk.

Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat mengambil virus.

Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut Anda.

Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh Anda dan berpotensi membuat Anda sakit.

Etika bersin dan batuk

Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda memperhatikan etika saat batuk atau bersin.

Saat Anda batuk atau bersin, tutupilah mulut dan hidung dengan siku yang tertekuk.

Jika Anda menutupi batuk atai bersin dengan tisu, segera buanglah tisu bekas itu.

hal itu penting untuk diperhatikan sebab sekali lagi, Tetesan menyebarkan virus.

Dengan menerapkan etika bersin dan batuk ini, Anda melindungi orang-orang di sekitar Anda dari virus seperti flu hingga COVID-19.

Cari Perawatan medis sejak dini saat mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas

Tetaplah berada di rumah jika Anda merasa tidak sehat.

Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan segeralah memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda.

Mengapa? Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda.

Menelepon terlebih dahulu memungkinkan penyedia layanan kesehatan akan dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.

Ini juga akan melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

Selalu perbarui informasi dan ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda

Tetap ikuti berita terkini tentang perkembangan kasus COVID-19.

Ikuti saran yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda, otoritas kesehatan publik nasional dan lokal Anda tentang cara melindungi diri sendiri dan orang lain dari COVID-19.

Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang apakah COVID-19 menyebar di daerah Anda.

Mereka memiliki kapasitas paling baik untuk memberi nasihat tentang apa yang harus dilakukan orang di daerah Anda untuk melindungi diri mereka sendiri.

Panduan untuk orang-orang yang memiliki riwayat perjalanan (14 hari terakhir) ke daerah yang rawan dengan COVID-19

- Ikuti panduan yang diuraikan di atas.

- Tetaplah berada di rumah jika mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala dan hidung meler, sampai Anda pulih.

Menghindari kontak dengan orang lain dan mengunjungi fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini beroperasi lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya.

- Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera dapatkan saran medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya.

Hubungi layanan medis terlebih dahulu dan beri tahu mereka tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong.

Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.

Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya.

(Tribunambon.com/Fitriana Andriyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul BREAKING NEWS: Jumlah Pasien Positif Corona 6.248 Orang Per 18 April 2020, 535 Meninggal, 631 Sembuh, https://ambon.tribunnews.com/2020/04/18/breaking-news-jumlah-pasien-positif-corona-6248-orang-per-18-april-2020-535-meninggal-631-sembuh?page=all.
Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved