Penumpang Malah Keluarkan Pisau Ancam Polisi Ketika Ditegur Tak Pakai Masker Saat PSBB

"Begitu dia mengeluarkan sajam, anggota bukannya takut malah dibawa ke pos check poin."

SURYA/M TAUFIK
Ilustrasi 

Sugiyanto menjelaskan pihak kepolisian dibantu tentar sedang melaksanakan tugas kemanusiaan selama PSBB Di Jakarta.

Di mana setiap orang yang tidak menggunakan masker akan diberhentikan dan diminta memakai masker.

"Kita suruh pakai, kalau enggak mau kita balikkan. Kenapa bapak malah mengancam-ngancam seperti itu?" kata Sugiyanto.

"Dia minta maaf di hadapan saya dan Babinsa," ujar Sugiyanto.

Sugiyanto kemudian menyita pisau yang dibawa Mulyanto untuk mengancam petugas.

Sementara pistolnya tak disita lantaran memiliki surat resmi.

Sugiyanto mengimbau masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah selama PSBB di Jakarta sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pengendara Motor Ngedumel

Penerapan PSBB di Jakarta yang turut mengatur perilaku pengendara di jalan raya, juga dialami di kota lain. 

Di Depok, seorang pengendara motor menolak pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Saat itu si pengendara diberhentikan di check point Jalan Raya Parung-Ciputat, Sawangan, Kota Depok.

Pengendara yang tidak diketahui identitasnya itu mengatakan, pelaksanaan PSBB di Depok cukup mengganggu.

"Ngeribetin saja," ucap pengendara kepada petugas gabungan di lokasi, Rabu (15/4/2020).

Tak tinggal diam, petugas gabungan pun langsung memperingatkan dan mengimbau pengendara motor tersebut.

Pantauan TribunJakarta.com, mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pengendara motor tanpa masker.

Selain pengendara motor tanpa masker, masih banyak juga penumpang mobil yang melanggar prosedur berkendara selama PSBB.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved