Antisipasi Virus Corona

Cegah Penyebaran COVID-19, Kelurahan Lorok Pakjo Terus Semprot Rumah Ibadah dan Lingkungan Sekitar

Seperti di Masjid Muhajirin, jalan Balap Sepeda, kelurahan Lorok Pakjo, kota Palembang dilakukan penyemprotan disinfektan oleh pihak kelurahan.

TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Penyemprotan disinfektan di Masjid Muhajirin di kelurahan Lorok Pakjo Kota Palembang, Selasa (31/3/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Antisipasi penyebaran covid-19, kelurahan Lorok Pakjo terus mengintensifkan penyemprotan disinfektan.

Seperti di Masjid Muhajirin, jalan Balap Sepeda, kelurahan Lorok Pakjo, kota Palembang dilakukan penyemprotan disinfektan oleh pihak kelurahan.

Sumargono, Ketua Masjid Muhajirin mengatakan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19 ini pihaknya melakukan penyemprotan di masjid dan lingkungan sekitar.

"Sebelumnya kami sudah lakukan penyemprotan secara mandiri dan sekarang mendapatkan bantuan dari pihak kelurahan," ujarnya, Selasa (31/3/2020).

Bahkan disetiap rumah warga yang berada di RT 26, 27 , 28 dan 29 ini juga sudah melakukan penyemprotan masing-masing dengan membuat disinfektan sendiri.

"Kita lakukan secara swasta atau mandiri membuat disinfektan sendiri dan alhamdulilah kita juga telah mendapatkan hand sanitizer dari pihak kelurahan," bebernya.

Plt Lurah Lorok Pakjo, Yusria Desiana mengatakan pihaknya memang masih melakukan penyemprotan di kawasan kelurahan Lorok Pakjo ini.

"Hari ini kami lakukan RW 08 tepatnya di masjid Muhajirin kami lakukan penyemprotan disinfektan," beber dia.

Ia mengatakan penyemprotan ini dilakukan secara bergilir sejak 10 hari lalu sesuai arahan pemerintah kota Palembang.

Namun karena keterbatasan obat ini, maka pihaknya telah mengimbau warga untuk membuat disinfektan sendiri yang bisa dibuat siapa saja.

"Kita telah himbau lewat RT dan RW agar masyarakat ini menjaga kebersihan dan membuat disinfektan sendiri dari deterjen cair, pewangi dan air dengan takaran yang telah ditentukan," ungkap dia.

Tak hanya itu, pihaknya pun telah membagikan hand sanitizer kepada 7 ribu KK yang telah dibagikan melalui RT dan RW dikelurahan Lorok Pakjo ini.

"Kita juga telah melakukan pemantauan kepada warga kita yang datang dan pergi dari luar kota," jelasnya.

Bahkan pihaknya pun berkoordinasi dengan RT dan RW untuk mendata warganya yang datang atau pergi ke suatu daerah.

"Kemarin tercatat ada 26 orang di beberapa RT yang datang dari luar kota dan sudah kita laporkan. Semuanya sudah dinyatakan sehat," pungkas dia.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved