Curahan Hati Petugas Kebersihan Rumah Sakit yang Tangani COVID-19: Bohong Kalau Kami Tidak Takut

Dalam curhatannya, seorang petugas kebersihan bernama Tri Muafik mengaku ketakutan dengan pandemi vrus corona atau Covid-19.

Editor: Weni Wahyuny
Kompas.com
Ilustrasi Virus Corona 

Kemudian, Tri Muafik pun mengaku sangat ketakutan ketika menghadai pasien corona.

Pasalnya, menjadi garda terdepan maka risiko terinfeksi virus corona atau Covid-19 akan senmakin besar.

Petugas kebersihan bersiap membersihkan sebuah kompleks apartemen di mana seorang perempuan meninggal, dan sejumlah warga diketahui positif mengidap virus corona di Grado, Asturias, Spanyol, pada 20 Maret 2020.(REUTERS/ELOY ALONSO)
Petugas kebersihan bersiap membersihkan sebuah kompleks apartemen di mana seorang perempuan meninggal, dan sejumlah warga diketahui positif mengidap virus corona di Grado, Asturias, Spanyol, pada 20 Maret 2020.(REUTERS/ELOY ALONSO) (Kompas.com/REUTERS/ELOY ALONSO)

Tak hanya itu,Tri Muafik juga mengaku ketakutan menjadi pembawa virus corona yang ditularkan kepada keluarganya.

"Bohong kalau kami tidak takut. Siapa bilang? Kami juga takut terinfeksi.

Kami takut membawa virus ke rumah. Kami gak mau keluarga kami menjadi ODP atau PDP," papar Tri Muafik.

 

Selanjutnya Tri Muafik pun mengaku serangan virs corona ke Indonesia ini terlalu mendadak.

Meski begitu, sebagai petugas medis ia harus siap secara fisik dan mental.

"Semua serba mendadak, di luar perkiraan. Tapi kami harus menyiapkan hati dan mental, karena ini tidak mudah," tuturnya.

Setelah itu,Tri Muafik mengaskan bahwa curhatannya ini bukan dalam rangka keluhan.

"Ini bukan keluhan kok. Justru kami ikhlas berjuang demi keluarga kami dan keluarga kalian,' papar Tri Muafik.

"Karena kami tahu bahwa bekerja dengan ikhlas dan tulus melayani, maka semuanya akan baik-baik saja," ujarnya.

"Tetap di rumah saja ya kalian. Biar kami bisa segera kembali berkumpul dengan keluarga lagi dengan tenang," pungkasnya.

 

Curhatan Tri Muafik sang petugas kebersihan Rumah Sakit ini pun menuai respon dari Najwa Shihab.

Diakui Najwa Shihab, para petugas medis ini sngat berisiko tinggi terinfeksi penyakit virus corona.

"Ini curhatan @muafikuki yang siap bersih-bersih rumah sakit walau berisiko tinggi tertular penyakit," tutur Najwa Shihab.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved