Petinggi PAN di Daerah Terluka Dalam Baku Hantam Hingga Lempar Kursi, Kongres PAN Ricuh

Petinggi PAN di Daerah Terluka Dalam Baku Hantam Hingga Lempar Kursi, Saat Kongres Partai di Kendari

Kompas.com/ Haryantipuspasari
Kongres V PAN pada hari kedua, di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020), sekitar pukul 12.30 Wita, berlangsung ricuh. 

“Kita harus tetap di sini, salat di sini, makan di sini sampai acara kongres selesai,” kata Zulhas ruang sidang.

Mantan Ketum PAN Hatta Rajasa menjelaskan, keributan ini adalah biasa terjadi dan itu dinamika partai sehingga bukan hal yang harus dipermasalahkan.

Anggota Steering Committee (SC) sekaligus pimpinan sidang Ahmad Farhan Hamid mengatakan, akan melanjutkan beberapa agenda rapat yakni penyusunan tata tertib. Namun, sejumlah peserta meminta dilakukan verifikasi ulang peserta.

Dia yakin semua peserta yang masuk telah diverifikasi panitia lokal dengan menggunakan sistem digital dengan diidentifikasi KTP masing-masing menggunakan scan barcode.

Sementara itu, Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam menjelaskan telah pengamanan ruang sidang setelah ada permintaan dari panitia Kongres.

Mengenai kebijakan lain dari pelaksanaan acara tersebut merupakan hak dari pimpinan sidang.

Polisi, hanya mengamankan ketika dibutuhkan oleh pihak panitia.

“Soal pemicunya kita kembalikan ke internal partai, melihat kegaduhan ini masuk dalam ranah internal partai. Kita tidak ikut campur,” ungkap Merdy usai pengamanan kericuhan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved